Connect With Us

DLH Tangsel Targetkan 10 Sekolah Raih Adiwiyata

Yudi Adiyatna | Kamis, 10 Oktober 2019 | 21:18

Kegiatan pengukuhan forum Adiwiyata tingkat Kota Tangsel di Amphiteather, Jalatreng, Serpong, Kamis (10/10/2019). (TangerangNews/2019 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel menargetkan sepuluh sekolah di Kota Tangerang Selatan meraih penghargaan Adiwiyata.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel, Toto Sudarto saat ekspose Adipura dan Adiwiyata pada peringatan Hari Habitat se-Dunia serta pengukuhan forum Adiwiyata tingkat Kota Tangsel di Amphiteather, Jalatreng, Serpong, Kamis (10/10/2019).

Toto menjelaskan, target ini disesuaikan dengan sekolah Adiwiyata di Kota Tangsel yang harus terus meningkat. Untuk mencapainya, DLH sudah melakukan kolaborasi dengan guru sekolah yang ada di Tangsel. Sehingga diharapkan mereka bisa memberikan peran yang baik terhadap pencapaian target ini.

”Selain itu, demi mewujudkan Kota Tangsel yang lebih baik, DLH juga membentuk pengurus Forum Adiwiyata Tingkat Kota yang nantinya akan fokus untuk melakukan beberapa program adiwiyata di Tangsel,” katanya. 

Dalam perayaan Hari Habitat itu juga, DLH mengajak siswa-siswa yang ada di Tangsel untuk berpartisipasi dalam proses penghijauan di wilayah Tangsel. Karena itu DLH menyiapkan 310 bibit tanaman yang bisa ditanam di sekitar Jaletreng, melepas 500 ekor burung dan 500 ikan. 

”Kita juga akan melepas bibit ikan sebagai simbolis bahwa penduduk Kota Tangsel juga memiliki kepedulian terhadap kehidupan makhluk lain di lingkungan tempatnya tinggal,” katanya. 

Sementara Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany memberikan apresiasi kepada DLH yang sudah membuktikan komitmennya untuk meningkatkan jumlah sekolah adiwiyata dari tahun ke tahun. 

Menurut Airin, hal tersebut bukan hanya pekerjaan pemerintah saja. Melainkan komitmen dari guru dan pihak sekolah yang menginginkan bahwa lingkungan sekolahnya harus bersih dan sehat. 

Baca Juga :

”Pemerintah hanya fasilitator, akan tetapi sekolah itu sendiri yang berperan langsung dalam proses sekolah adiwiyata itu. Bagaimana kepala sekolah sebagai menejernya mengelola kebutuhan sekolahnya,” ujar Airin.

Airin menambahkan, yang terpenting dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih adalah komitmen dari setiap pemilik peran yang ada, sehingga bukan hanya DLH saja yang melakukan komitmennya membersihkan wilayah Tangsel, tapi masyarakat juga harus lebih sadar untuk membuang sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.

Senada, Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, menyinggung soal peran anak-anak yang juga harus menjaga lingkungan. 

Guru bertugas untuk menyampaikan informasi kepada murid apa saja yang perlu dilakukan untuk menjaga lingkungan. Sementara, murid akan menyampaikan dengan anggota keluarganya.

”Jadi, kasih tahu orang tua, adik dan kakak kalau begini loh cara menjaga lingkungan, menangani sampah, Mengelola sampah. Jadi lingkungan bisa tetap bersih,” ujarnya. 

Dia berharap dengan simbolis kegiatan yang dilakukan hari ini, bisa menjadi komitmen bagi masyarakat untuk menjaga lingkungan dan mewujdukan Kota Tangsel yang bersih dan sehat(RMI/HRU)

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

BANTEN
Fasilitas Belajar Makin Lengkap, Program BRIDGE PLN Banten Ubah Wajah SD Negeri Pulo Panjang 2 

Fasilitas Belajar Makin Lengkap, Program BRIDGE PLN Banten Ubah Wajah SD Negeri Pulo Panjang 2 

Senin, 8 Juni 2026 | 23:13

SD Negeri Pulo Panjang 2 di Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, mulai merasakan perubahan sarana pendidikan melalui program BRIDGE (Banten Renewable Island Development for Global Education).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill