Connect With Us

Polres Tangsel Bersiaga Halau Pelajar Aksi 14 Oktober 2019

Rachman Deniansyah | Minggu, 13 Oktober 2019 | 19:23

Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kalangan mahasiswa kembali berencana untuk melakukan aksi pada Senin (14/10/2019) besok.  Aksi kali ini, membawa tuntutan utama ke Presiden Joko Widodo terkait desakan penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (PERPPU).

Dalam rencana aksi itu, pelajar dimungkinkan kembali turun bergabung dengan peserta demonstran mahasiswa.

Sebelumnya, banyak pelajar yang berasal dari Tangerang Selatan (Tangsel) yang berangkat aksi. Bahkan, beberapa dari mereka ditahan Kepolisian.

Untuk mencegah hal serupa terjadi, Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan telah mengintruksikan jajarannya untuk bersiaga terhadap gerakan pelajar.

"Kami akan menyebar anggota di titik keberangkatan seperti statsiun dan terminal untuk mencegah agar mereka tidak berangkat ke Gedung DPR RI," ucap Ferdy, Minggu (13/10/2019).

Hal tersebut dilakukan, karena menurutnya, keberangkatan pelajar itu hanya ikut-ikutan saja.

"Karena faktanya mereka berangkat ke DPR tidak paham apa tujuannya. Maka kami melarang dan mencegah agar mereka tidak usah berangkat ke Jakarta mengikuti aksi yang sebenarnya mereka tidak paham," terangnya.

Ferdy mengatakan, pihaknya juga telah menyampaikan kepada sekolah-sekolah agar memperketat dan selalu mengawasi para siswanya demi mencegah keberangkatan mereka ke Gedung DPR RI.

"Kami sudah bertemu dengan pihak sekolah, Dinas Pendidikan dan wali kota. Termasuk anggota kami sudah masuk ke sekolah-sekolah yang teridentifikasi adanya siswa yang berangkat beberapa waktu lalu untuk menghimbau dan memperketat siswanya," pungkasnya.(DBI/RGI)

NASIONAL
PLN Pulihkan 11 Gardu Induk di Flores Pascagempa M7,7, Satu Penyulang Masih Gangguan

PLN Pulihkan 11 Gardu Induk di Flores Pascagempa M7,7, Satu Penyulang Masih Gangguan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:02

PT PLN (Persero) mempercepat pemulihan sistem kelistrikan di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), setelah gempa bumi berkekuatan M7,7 terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pagi.

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill