Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com-Rumor mengenai adanya ancaman terhadap siswa SD yang ginjalnya akan diambil oleh pria tak dikenal menyeruak di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Teror itu mulai terdengar saat salah seorang siswa mengaku menjadi korban ancaman tersebut, Jumat (8/11/2019) lalu.
DA, 9 yang hendak pulang sekolah, tiba-tiba didekati oleh orang yang tak dikenal. Saat itu, korban diancam akan diambil ginjalnya.
Atas hal itu, Kepolisian Sektor (Polsek) Pamulang mengimbau kepada setiap orang tua agar mengawasi buah hatinya.
"Karena anak SD harus diawasi dan apabila menggunakan anter jemput diharapkan kenal dengan yang menjemputnya. Tolong diawasi," ucap Kanit Binmas Polsek Pamulang AKP Tio Rina Sinaga saat memberikan penyuluhan di SDN Bambu Apus 02, Jalam Arwana, Bambu Apus, Pamulang, Tangsel, Selasa (12/11/2019).
Ia meminta kepada setiap orang tua untuk berusaha menjemput anaknya ketika pulang sekolah.
Baca Juga :
Selain itu, Tio juga menyampaikan pesan kepada para siswa agar menolak apapun dari orang yang tak dikenal dan mencurigakan.
"Jangan dilayani ya adik-adik. Apabila diberi apapun jangan diambil dan diterima untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan," imbaunya.
Kepala Sekolah SDN Bambu Apus 02, Ube Jubaedah meminta kepada jajaran guru menunggu siswanya saat jam sekolah usai. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan keselamatan siswa.
"Pulang sekolah juga dipantau sama guru-guru. Misalkan ada yang belum jemput, ditungguin, kalau misalnya sudah dijemput dianterin sama guru atau penjaga. Nanti juga akan kita pasang spanduk himbauan," pungkasnya.(RMI/HRU)
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGVIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang akan memindahkan tempat ibadah untuk jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI), yang berlokasi di Desa Mekarsari, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten.
Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews