Petugas Sekuriti Serang Banten Bawa Pulang Mobil Hadiah Viu x Telkomsel
Rabu, 29 April 2026 | 20:56
Keberuntungan luar biasa menghampiri Muhamad Rizal Ramdani, seorang petugas keamanan (sekuriti) asal Serang, Banten.
TANGERANGNEWS.com-Rumor mengenai adanya ancaman terhadap siswa SD yang ginjalnya akan diambil oleh pria tak dikenal menyeruak di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Teror itu mulai terdengar saat salah seorang siswa mengaku menjadi korban ancaman tersebut, Jumat (8/11/2019) lalu.
DA, 9 yang hendak pulang sekolah, tiba-tiba didekati oleh orang yang tak dikenal. Saat itu, korban diancam akan diambil ginjalnya.
Atas hal itu, Kepolisian Sektor (Polsek) Pamulang mengimbau kepada setiap orang tua agar mengawasi buah hatinya.
"Karena anak SD harus diawasi dan apabila menggunakan anter jemput diharapkan kenal dengan yang menjemputnya. Tolong diawasi," ucap Kanit Binmas Polsek Pamulang AKP Tio Rina Sinaga saat memberikan penyuluhan di SDN Bambu Apus 02, Jalam Arwana, Bambu Apus, Pamulang, Tangsel, Selasa (12/11/2019).
Ia meminta kepada setiap orang tua untuk berusaha menjemput anaknya ketika pulang sekolah.
Baca Juga :
Selain itu, Tio juga menyampaikan pesan kepada para siswa agar menolak apapun dari orang yang tak dikenal dan mencurigakan.
"Jangan dilayani ya adik-adik. Apabila diberi apapun jangan diambil dan diterima untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan," imbaunya.
Kepala Sekolah SDN Bambu Apus 02, Ube Jubaedah meminta kepada jajaran guru menunggu siswanya saat jam sekolah usai. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan keselamatan siswa.
"Pulang sekolah juga dipantau sama guru-guru. Misalkan ada yang belum jemput, ditungguin, kalau misalnya sudah dijemput dianterin sama guru atau penjaga. Nanti juga akan kita pasang spanduk himbauan," pungkasnya.(RMI/HRU)
Keberuntungan luar biasa menghampiri Muhamad Rizal Ramdani, seorang petugas keamanan (sekuriti) asal Serang, Banten.
TODAY TAGPresiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.
Pemerintah memberikan keringanan iuran sebesar 50 persen untuk program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi peserta Bukan Penerima Upah (BPU), sebagai langkah konkret menjaga daya beli
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews