Connect With Us

Teror Ambil Ginjal Siswa Gempar di Tangsel, Polisi Imbau Orang Tua Awasi Anak

Rachman Deniansyah | Selasa, 12 November 2019 | 14:25

Gedung Sekolah Dasar Negeri Bambu Apus 02, Pamulang, Kota Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Rumor mengenai adanya ancaman terhadap siswa SD yang ginjalnya akan diambil oleh pria tak dikenal menyeruak di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). 

Teror itu mulai terdengar saat salah seorang siswa mengaku menjadi korban ancaman tersebut, Jumat (8/11/2019) lalu. 

DA, 9 yang hendak pulang sekolah, tiba-tiba didekati oleh orang yang tak dikenal. Saat itu, korban diancam akan diambil ginjalnya.

Atas hal itu, Kepolisian Sektor (Polsek) Pamulang mengimbau kepada setiap orang tua agar mengawasi buah hatinya.

"Karena anak SD harus diawasi dan apabila menggunakan anter jemput diharapkan kenal dengan yang menjemputnya. Tolong diawasi," ucap Kanit Binmas Polsek Pamulang AKP Tio Rina Sinaga saat memberikan penyuluhan di SDN Bambu Apus 02, Jalam Arwana, Bambu Apus, Pamulang, Tangsel, Selasa (12/11/2019).

Ia meminta kepada setiap orang tua untuk berusaha menjemput anaknya ketika pulang sekolah.

Baca Juga :

Selain itu, Tio juga menyampaikan pesan kepada para siswa agar menolak apapun dari orang yang tak dikenal dan mencurigakan. 

"Jangan dilayani ya adik-adik. Apabila diberi apapun jangan diambil dan diterima untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan," imbaunya. 

Kepala Sekolah SDN Bambu Apus 02, Ube Jubaedah meminta kepada jajaran guru menunggu siswanya saat jam sekolah usai. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan keselamatan siswa. 

"Pulang sekolah juga dipantau sama guru-guru. Misalkan ada yang belum jemput, ditungguin, kalau misalnya sudah dijemput dianterin sama guru atau penjaga. Nanti juga akan kita pasang spanduk himbauan," pungkasnya.(RMI/HRU)

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

TANGSEL
Bukan Bom, Ledakan Hebat di Pasar Cimanggis Ciputat Diduga Akibat Tabung Gas Pematang Buah

Bukan Bom, Ledakan Hebat di Pasar Cimanggis Ciputat Diduga Akibat Tabung Gas Pematang Buah

Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:34

Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri bersama jajaran terkait telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengungkap penyebab pasti ledakan hebat yang mengguncang Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan,

BANTEN
Kapolda Banten Sebar Nomor Pribadi, Terima Aduan Kamtibmas dan Keadaan Darurat

Kapolda Banten Sebar Nomor Pribadi, Terima Aduan Kamtibmas dan Keadaan Darurat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:30

Kapolda Banten Irjen Pol. Hendra Kurniawan membuka akses nomor pribadinya, yakni 0811-1123-9696 bagi masyarakat yang ingin menyampaikan pengaduan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill