Connect With Us

Tak Cuma Celurit, Pelajar di Pamulang ini Juga Bawa Jimat

Rachman Deniansyah | Senin, 16 Desember 2019 | 19:15

Barang bukti celurit yang dibawa pelajar berinisial MA, 17 tahun. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-MA, 17, pelajar salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Pamulang diamankan polisi lantaran membawa celurit di Jalan Siliwangi, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Senin (16/12/2019).

Pelajar tersebut diduga akan melakukan tawuran namun warga sigap mengamankannya.

Selain celurit, ternyata MA juga memiliki berbagai macam jimat. Saat ditanya, ia mengaku, jimat itu digunakan dirinya untuk berjaga-jaga. 

"Buat berjaga-jaga saja ini mah. Saya taruh di pinggang," katanya di Mapolsek Pamulang, Jalan Surya Kencana, Pamulang Barat, Pamulang, Tangsel. 

Jimat tersebut ditemukan petugas saat menggeledah isi kantong pelajar tersebut. Tak cuma satu, petugas mendapatkan enam buah jimat berbagai bentuk, diantaranya lempengan besi yang dibungkus dengan tulisan Arab, plastik yang berisikan benda seperti kulit hewan, plastik yang berisikan batu, dan selembar kertas bertuliskan hurup Arab. 

Baca Juga :

Menurut pengakuannya, jimat itu ia dapatkan dari sebuah perguruan silat di wilayah Pondok Ranji. 

"Dari padepokan tempat saya berguru. Saya berguru kurang lebih setahun," imbuhnya. 

Namun, saat ditanya khasiat dari jimat itu, ia mengaku tidak mengetahuinya.

"Enggak tahu. Belum coba dipakai," pungkasnya.(RMI/HRU)

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BANTEN
PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:44

Di tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill