Connect With Us

Sepanjang 2019, Pemkot Tangsel Bedah 205 Unit Rumah

Yudi Adiyatna | Selasa, 17 Desember 2019 | 22:16

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany saat memberikan simbolis kunci kepada warga dalam kegiatan bedah rumah di wilayah Kecamatan Setu. (TangerangNews/2019 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) Tangsel kembali meresmikan rumah layak huni di wilayah Kecamatan Setu yang berjumlah 27 unit, Selasa (17/12/2019) 

Peresmian tersebut dilakukan di rumah milik Muhamad Sidik yang berada di Kampung Cadas Mapar RT 16/04, Kelurahan Setu, Kecamatan Setu. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany.

Kegiatan bedah rumah di wilayah Kecamatan Setu.

Muhamad Sidik mengucapkan terimakasih atas bedah rumah yang dilakukan Pemerintah Kota Tangsel. ”Alhamdulillah, rumah saya sudah bagus sekarang. Kalau dulu, saat musim hujan selalu bocor dan kami kesulitan untuk tidur,” ujarnya.    

Ia menambahakn program bedah rumah dirasakan bermanfaat bagi warga. ”Saya dan penerima bedah rumah mendoakan semoga pemimpin kita selalu disehatkan badannya dan dikabulkan cita-citanya,” tambahnya.

Kegiatan bedah rumah di wilayah Kecamatan Setu.

Sementara, Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan bedah rumah memang menjadi program prioritas pemerintah, sekaligus salah satu janji kampanye. Perbaikan rumah tidak layak huni dilakukan supaya masyarakat bisa merasakan tempat yang nyaman dan aman untuk beristirahat.

”Semoga Bapak Ibu yang mendapatkan program ini bisa makin sejahtera. Meskipun ukuran (sejahtera) berbeda-beda setiap individu. Semoga ibadahnya makin bertambah dengan rumah yang sudah bagus sehingga bahagia di dunia dan akhirat,” katanya

Ia menyatakan program ini memang dilakukan dengan penyeleksian supaya tepat sasaran.

”Doakan kami pemerintah dan tim verifikator untuk terus mampu melaksanakan menjadi berkah dan kebanggaan,” imbuhnya.

Sebelumnya, program bantuan bedah rumah tidak layak huni diharapkan mampu membangun ketahanan daerah maupun nasional. Sepanjang tahun 2019, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) Tangsel telah membangun 205 rumah tak layak huni. 

Kegiatan bedah rumah di wilayah Kecamatan Setu.

Plt Kepala Disperkimta Teddy Meiyadi menyatakan telah menyelesaikan pembangunan rehab rumah sebanyak 205 unit. Terdiri dari Kecamatan Ciputat sebanyak 55 unit, Kecamatan Ciputat Timur sebanyak 6 unit, Kecamatan Pamulang 15 unit, Kecamatan Pondokaren sebanyak 52 unit, Kecamatan Serpong sebanyak 31 unit, Kecamatan Serpong Utara sebanyak 19 unit, dan Kecamatan Setu sebanyak 27 unit. 

"Tahun ini, kita sudah menyelesaikan target. Tahun 2020, rencananya akan dinaikkan menjadi 305 unit,” katanya.(RMI/HRU)

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
20 Ribu Pekerja Informal di Kabupaten Tangerang Belum Terlindungi Jaminan Sosial, Pemkab Ngarep Bantuan CSR

20 Ribu Pekerja Informal di Kabupaten Tangerang Belum Terlindungi Jaminan Sosial, Pemkab Ngarep Bantuan CSR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:13

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mencatat masih ada sekitar 20.000 pekerja sektor informal di wilayahnya yang hingga saat ini belum tersentuh jaminan sosial.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill