Connect With Us

22 Desember, Bawaslu Tangsel Lantik Panwascam Pilkada

Yudi Adiyatna | Kamis, 19 Desember 2019 | 21:19

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan menggelar tes seleksi Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) untuk perhelatan Pilkada Tangsel 2020. (TangerangNews/2019 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan telah menggelar seleksi Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) untuk perhelatan Pilkada September 2020 mendatang. Sebanyak 21 orang dari jumlah total 78 peserta yang mendaftar dipastikan lolos dan terpilih menjadi komisioner Panwascam. 

"Terpilih Panwascam 21 orang untuk setiap kecamatan tiga orang pengawas. Pelantikan tanggal 22 (Desember) di Grand Zury," ungkap Ketua Bawaslu Kota Tangsel, Muhamad Acep, Kamis (19/12/2019).

Nama-nama paswascam yang dipercaya mengemban mandat sebagai wasit Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) 2020 mendatang yakni di Kecamatan Serpong adalah Nining; Muhamad Iqbal Ramdani, Muhamad Basri.

Panwascam Serpong Utara yakni, Zennih Hadrosul; Entus Saefudin; Ade Heriansyah. Panwascam Pondok Aren antara lain, Yadih; Masrin Chaerudin; Arief Akhir Wijaya.

Baca Juga :

Panwascam Ciputat; Cici Cantika Hermawan; Ali Musyafa; Ahmad Nuruf Bahari Zen. Panwascam Ciputat Timur, Robert Hardiyanto Eddy; Andi Hakim; Muara Torang Hodomuan.

Panwascam Pamulang, Muhamad Farid Albi; Dedi Permana; Muhamad Qoyyum. Panwascam Setu, Akhmad Sayuti; Abdul Barri Assyarif; Ata Rosadi.

Acep jelaskan, dari 78 pendaftar satu orang calon Panwascam dinyatakan gugur karena usia kurang 25 tahun. Sementara pada saat tes wawancara sebanyak delapan orang peserta tidak ikut.

"Sebelum mereka melaksanakan tugas ya kita bekali mereka dengan Bimtek (bimbingan teknis)," pungkasnya.(RMI/HRU)

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill