Connect With Us

2019, Maling Motor Kasus Kriminal Paling Menonjol di Tangsel

Rachman Deniansyah | Selasa, 31 Desember 2019 | 16:40

| Dibaca : 423

Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan saat menjelaskan pengungkapan kasus kriminal di wilayah hukum Tangsel. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Pencurian kendaraan motor (curanmor) di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi kasus  kriminal terbanyak selama 2019. Polres Tangsel mencatat terjadi 230 kasus.

Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan memaparkan, jumlah kasus kriminal di Tangsel mengalami penurunan sebesar 8 persen. Tahun ini, terdapat 1.819 kasus, tahun 2018 sebanyak 1.971 kasus. 

Dari ribuan kasus itu, kata Ferdy, terdapat enam kasus yang menonjol, diantaranya kasus pembunuhan, penganiayaan berat (anirat), pencurian dengan pemberatan (curat), pencuriat dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan motor (curanmor), serta Perlindungan Perenpuan dan Anak (PPA). 

"Kasus pembunuhan dengan jumlah 5 kasus, anirat 85 kasus, curat 135 kasus, curas 24 kasus, curanmor sebanyak 230 kasus,  dan PPA 199 kasus," kata Ferdy di Mapolres Tangsel, Jalan Promoter, Serpong, Tangsel, Selasa (31/12/2019).

Ferdy menyebut, meski menjadi kasus terbanyak, curanmor mengalami penurunan jika dibandingkan dari tahun sebelumnya. 

"Penurunan sebesar 39 persen. Tahun 2018 kasus curanmor mencapai 374 kasus," paparnya. 

Sedangkan, kata Ferdy, untuk crime clearence (cc) atau penyelesaian tindak pidana mencapai 149 kasus. 

"Berhasil diselesaikan sebanyak 149 kasus. Atau dengan tingkat keberhasilan 65 persen," kata Ferdy. 

Di lokasi yang sama, Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Muharram Wibisono menerangkan, modus dominan kasus curanmor dalam setahun belakangan ini pencurian motor luar rumah pemilik. 

"Selain itu, jaringan pelakunya juga dari berbagai daerah. Ada dari Bekasi, Bogor, wilayah Banten, seperti Serang dan sekitarnya. Tapi kita petakan memang sekitaran situ," terangnya. 

Sedangkan, kata Wibi, untuk daerah yang paling banyak terdapat kasus curanmor itu adalah wilayah yang padat pemukimannya. 

"Seperti Pondok Aren, Ciputat, Pamulang, Kelapa Dua. Memang yang di daerah penduduknya cukup ramai," tutur Wibi. 

Oleh karenanya, ia mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa dapat lebih mengantisipasi dan meningkatkan keamanan. 

"Keamanan baik di rumahnya pribadi, atau di wilayah sekitarnya, karena tidak akan ada peluang bila pelaku tidak mempunyai kesempatan. Artinya harap lebih berhati-hati karena sering terjadi kejadian saat motor di parkir di depan rumah," pungkasnya.(RMI/HRU)

NASIONAL
Kemungkinan Ada Efek Samping Vaksin COVID-19, Kemenkes: Jangan Takut

Kemungkinan Ada Efek Samping Vaksin COVID-19, Kemenkes: Jangan Takut

Rabu, 13 Januari 2021 | 13:19

TANGERANGNEWS.com-Vaksinasi COVID-19 di Indonesia akan dimulai pada hari

TOKOH
Kisah Yulia, Jadi Relawan Sambil Berbisnis di Kota Tangerang

Kisah Yulia, Jadi Relawan Sambil Berbisnis di Kota Tangerang

Minggu, 24 Januari 2021 | 19:21

Oleh: Wiwin Hernawati, Mahasiswa Universitas Islam Syekh Yusuf-Tangerang

HIBURAN
Destinasi Wisata Budaya Klenteng Boen Tek Bio

Destinasi Wisata Budaya Klenteng Boen Tek Bio

Jumat, 22 Januari 2021 | 09:48

Oleh: Riska Melani

TEKNO
Yudi Syahputra Bagikan Tips Konten Kreator Tetap Kreatif saat Pandemi

Yudi Syahputra Bagikan Tips Konten Kreator Tetap Kreatif saat Pandemi

Kamis, 21 Januari 2021 | 15:55

TANGERANGNEWS.com-Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang mengharuskan masyarakat untuk tetap di rumah seharusnya tidak mengalangi kreatifitas, terutama

"Jika masa lalu tidak berjalan sesuai yang Anda inginkan, bukan berarti masa depan bisa menjadi lebih baik dari yang selalu Anda bayangkan"

@TangerangNews