Connect With Us

Warga Pamulang Barat Kaget, Bangun Tidur Terendam Banjir

Rachman Deniansyah | Rabu, 1 Januari 2020 | 14:53

Tampak rumah warga digenangi air akibat dilanda banjir di Jalan Pinus XIII, Pamulang Barat, Pamulang, Tangsel. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Lelah usai merayakan malam pergantian tahun membuat sebagian besar warga terlelap tidur. Namun, alangkah kagetnya mereka, saat membuka mata, banjir telah masuk ke dalam rumah.

Seperti dituturkan Bayu, warga di Jalan Pinus XIII, Pamulang Barat, Pamulang, Tangsel. Air mulai menggenangi rumahnya sekitar pukul 07.00 WIB.

Tampak rumah warga digenangi air akibat dilanda banjir di Jalan Pinus XIII, Pamulang Barat, Pamulang, Tangsel.

"Pas saya bangun, tiba-tiba air sudah masuk rumah. Saya kaget,  enggak sempat menyelamatkan barang-barang," kata Bayu, Rabu (1/1/2020).

Akibatnya, meski banjir tersebut tidak terlalu tinggi, namun beberapa barang elektronik dan perabot rumah tangga miliknya rusak terendam air.

"Air yang masuk sih kira-kira semata kaki lebih. Tapi kalau di luar (rumah) bisa sepaha orang dewasa. Barang-barang enggak sempat diselamatin. Laptop saya saja terendam, kulkas, sofa. Ya semuanya," terangnya.

Tampak rumah warga digenangi air akibat dilanda banjir di Jalan Pinus XIII, Pamulang Barat, Pamulang, Tangsel.

Saat ini, air di rumahnya telah surut. Namun, sebagian rumah warga masih terendam. 

"Semoga cepat surut deh. Biasanya surutnya cepat. Kalau ini enggak tahu, lama sih dari pagi belum surut juga," pungkasnya.(RMI/HRU)

TANGSEL
Lagi Main, Kepala Murid TK di Serpong Terjepit Pilar

Lagi Main, Kepala Murid TK di Serpong Terjepit Pilar

Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:22

Suasana tegang menyelimuti proses evakuasi bocah berusia 5 tahun di sebuah Taman Kanak-Kanak (TK) di wilayah Serpong, Kora Tangerang Selatan (Tangel), Kamis 13 Agustus 2026.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill