Connect With Us

Pesona Serpong Titik Banjir Terparah, Camat Setu: Solusi Terbaik Dipindahkan

Rachman Deniansyah | Kamis, 2 Januari 2020 | 18:25

Suasana di Perumahan Pesona Serpong, Kademangan, Setu, Tangerang Selatan. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Camat Setu, Hamdani, menginginkan warga yang tinggal di Perumahan Pesona Serpong, Kademangan, Setu, Tangerang Selatan, direlokasi atau dipindahkan.  

Sebab, kata Hamdani, pemukiman yang berada tak jauh dengan aliran sungai Cisadane ini menjadi titik terparah banjir pada Rabu (1/1/2020) kemarin.

"Di Setu yang paling parah memang di Pesona Serpong, ada 250 KK (kepala keluarga) yang menjadi korban," kata Hamdani di lokasi, Kamis (2/1/2020).

Terlebih, katanya, banjir melanda wilayah tersebut bukan hanya kali ini saja, melainkan hampir setiap hujan deras.

Sebaliknya, saat kemarau, wilayah itu kerap mengalami kekeringan air. Maka, kata Hamdani, relokasi penduduk menjadi solusi yang terbaik. 

"Solusi terbaik dipindahkan masyarakatnya. 250 KK harus dipindahkan. Wilayah ini harus kosong kalau menurut saya," terangnya.

Ia mengatakan, jika tidak direlokasi, maka 250 KK yang tinggal di Pesona Serpong akan terus menjadi korban setiap sungai Cisadane meluap.

"Tetap akan terdampak terus, kalau terjadi kiriman air dari daerah lain. Harapannya kalau saya dari kecamatan nanti ada semacam kajian dari pemerintah kota, paling tidak relokasi masyarakat, jadi ini wilayah yang dikosongkan," ujar Hamdani. 

Ia menambahkan, solusi itu pun sudah disampaikan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel. 

"Karena kebijakan ada di ranah beliau (Wali Kota Tangsel). Bukan ranah kami. Tapi kami akan menyampaikan bahwa ini terjadi setiap tahun," pungkasnya.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Tekan Risiko Karhutla, DPR Desak Kementerian PU Reaktivasi Kanal Gambut

Tekan Risiko Karhutla, DPR Desak Kementerian PU Reaktivasi Kanal Gambut

Rabu, 4 November 2026 | 15:22

Pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan gambut dinilai memerlukan langkah strategis melalui pengelolaan tata air yang berkelanjutan.

BANDARA
Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:53

Maskapai penerbangan Citilink menghadirkan inovasi baru untuk memperkuat pengalaman terbang pelanggannya melalui kolaborasi strategis bersama Krispy Kreme Indonesia.

SPORT
Hanya Diikuti Tiga Daerah, PSSI Batalkan Pertandingkan Cabor Sepak Bola Putri PORPROV VII Banten 2026 

Hanya Diikuti Tiga Daerah, PSSI Batalkan Pertandingkan Cabor Sepak Bola Putri PORPROV VII Banten 2026 

Selasa, 3 November 2026 | 21:01

Cabang olahraga (cabor) sepak bola putri pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026 dipastikan batal dipertandingkan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill