Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta
Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:41
Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.
TANGERANGNEWS.com-Banjir yang menimpa beberapa wilayah Tangerang Selatan (Tangsel) mulai surut. Namun, permasalahan tak sampai di situ, sebab muncul masalah lainnya, seperti sampah yang hanyut terbawa banjir yang menumpuk di sekitar lingkungan tempat tinggal warga.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel berkomitmen untuk membantu warga dengan mengangkut sampah akibat banjir tersebut.
Dalam satu hari ini saja, Kamis (2/1/2020), Dinas Lingkungan Hidup (Hidup) telah mengangkut sampah pascabanjir sampai 60 ton.

Sampah tersebut terdiri dari tanaman eceng gondok yang tumbuh di Situ Sasak dan Tujuh Muara yang mencapai 50 ton, serta 10 ton lainnya berupa sampah plastik, kayu, dan sampah rumah tangga lainnya dari tujuh Kecamatan.
Kepala DLH Kota Tangsel Toto Sudarto menjelaskan, pengangkutan sampah ini dilakukan di lokasi yang sudah surut, serta pembersihan eceng gondok yang ada di situ Sasak dan Tujuh Muara.
“Kami mengerahkan semua pasukan, baik pesapon, mandor dan lainnya, hampir 500 orang kami kerahkan untuk mengangkut sampah,” ujar Toto, Kamis (2/1/2020).
Menurutnya, untuk mengangkut seluruh sampah, pihak membutuhkan waktu yang cukup panjang, sehingga pihaknya sementara fokus di wilayah-wilayah yang sudah surut, kemudian akan menyisir wilayah lainnya.
Toto menambahkan, upaya pengangkutan sampah ini akan jauh lebih mudah apabila masyarakat memiliki kesadaran yang tinggi dengan tidak membuang sampah sembarangan.
"Saya berharap agar masyarakat dapat bekerjasama untuk membuang sampah pada tempatnya dan tepat waktu," harapnya.
Kepala Seksi Persampahan DLH Kota Tangsel Rastra Yudhatama menjelaskan, untuk mengangkut sampah pascabanjir, DLH menurunkan sebanyak 30 armada.
“Kami mengerahkan petugas sebanyak 40 orang khusus untuk mengangkat eceng gondok di Situ Sasak Pamulang, dan ratusan petugas lainnya tersebar di berbagai wilayah,” jelasnya.
Untuk mengangkut sampah, kata dia, pihaknya juga mengerahkan alat berat sebanyak 2 unit.
"Pengangkutan sampah ini telah dilakukan di lokasi RW 02 Kamurang Atas Paku Alam, Graha Serpong Mas, Pesona Serpong dan lainnya," pungkasnya.(RMI/HRU)
Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.
TODAY TAGSebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews