Connect With Us

Airin Lantik 6 Kepala OPD, Ini Daftarnya

Rachman Deniansyah | Senin, 6 Januari 2020 | 19:36

Proses pelantikan enam kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Puspemkot Tangsel, Jalan Maruga Raya, Ciputat, Tangsel, Senin (6/1/2020). (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany melantik enam kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Puspemkot Tangsel, Jalan Maruga Raya, Ciputat, Tangsel, Senin (6/1/2020).

Keenam pejabat yang baru dilantik itu, diantaranya Aries Kurniawan yang sebelumnya menjadi pelaksana tugas (Plt) kini menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Wawang Kusdaya yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Umum dan Perlengkapan Setda Tangsel kini dilantik menjabat sebagai Kepala Badan Kesbangpol, Fuad  yang sebelumnya hanya sebagai pelaksana tugas (Plt), kini dilantik menjadi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangsel. 

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany.

Selanjutnya, Wahyudi Leksono yang sebelumnya menjadi Kabag Unit Layanan Pengadaan (ULP), dilantik menjadi Kepala Perpustakaan dan Arsip Daerah, Eki Herdiana yang sebelumnya menjabat sebagai sekretaris dinas (sekdis) DPMPTSP kini dilantik menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), dan Ade Suprizal kini dilantik menjadi Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Pertanahan (Disperkimta) Kota Tangsel.

Kepada enam penjabat itu, Airin meminta agar mampu menjadi pemimpin yang dapat memotivasi bawahannya. 

"Satu fungsi ini mungkin terdengar sederhana, tapi jika dilihat dengan lebih seksama, sesungguhnya memiliki konsekuensi dan tanggung jawab yang sangat besar. Memimpin dan memotivasi bukanlah pekerjaan mudah," ungkap Airin.

Hal itu di rasa perlu, sebab mempin bagi Airin bukanlah sekedar menjadi pemimpin, atau menjadi pejabat yang berada di posisi tertinggi di satu sistem hirarki saja. 

"Memimpin artinya bagaimana dapat membangun kepercayaan bawahan, bagaimana dapat membangun sebuah unit kerja yang kondusif, dan bagaimana bersedia bertanggung jawab atas apa yang terjadi di unit organisasi," tegasnya. 

Artinya, kata Airin, memimpin dan menjadi pemimpin harus memiliki tiga hal, yaitu harus memiliki visi, semangat pantang menyerah dan keteladanan. 

Oleh sebab itu, lanjutnya, pemimpin harus mampu membangun, membangkitkan, dan memelihara motivasi setiap pejabat dan pelaksana yang ada di lingkup pekerjaan.

"Motivasi adalah faktor kunci dalam sebuah organisasi. Motivasi lah yang mendorong kita semua untuk dapat bekerja dan mencapai apapun yang menjadi tujuan kita," terangnya. 

Airin mengungkapkan, hal yang harus dibangun ialah menjadikan motivasi sebagai seni dalam memimpin.

"Saya tunggu inovasi dan karya dari bapak-bapak yang dilantik," pungkasnya.(RMI/HRU)

WISATA
Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Jumat, 10 Juli 2026 | 14:40

Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill