Connect With Us

Astaga! Ular Sanca 3,5 Meter Bersarang di Bawah Kasur Warga Pamulang

Rachman Deniansyah | Jumat, 10 Januari 2020 | 20:54

Warga saat menangkap Ular sanca di kediaman Rohimah, 60, warga Witana Harja, Pamulang, Tangerang Selatan. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Peristiwa menggegerkan terjadi di kediaman Rohimah, 60, warga Witana Harja, Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis (9/1/2020) malam.

Ular sanca ditemukan bersarang di bawah kasurnya. Sontak ia pun kaget bukan kepalang.

Awalnya, Rohimah mengetahui ada yang janggal dengan kasur yang sehari-hari digunakannya itu saat anaknya mendengar suara dan pergerakan yang bersumber dari kasur tersebut.

Anak perempuannya yang tengah menyapu lantai kamar itu pun merasa penasaran. Ia mengamati kondisi kasur dan menemukan kejanggalan.

"Jadi kasur bejendol (benjol-benjol) gitu. Terus mantu saya coba tekan, katanya lunak," ujar Rohimah, Jumat (10/1/2020).

Karena merasa penasaran, kasur tersebut pun kembali ditekan berkali-kali.

"Saya tekan terus menerus, tapi takut buat mastiin. Akhirnya saya telpon anak laki saya yang sedang ngojeg,” imbuhnya. 

Setelah anak laki-lakinya tiba, lanjut Rohimah, kasur itu pun langsung dirobek menggunakan pisau. Maka seisi rumah itu pun syok, karena mereka melihat ular sanca batik. 

"Kemudian kasur saya langsung dibawa ke luar rumah, diletakan di jalan dan dirobek," paparnya. 

Ular sepanjang sekitar 3,5 meter itu ternyata tidak bisa bergerak leluasa, karena terhimpit diantara per kasur.

"Ada kali sekitar 3,5 meter. Dia enggak bisa keluar karena di dalam kasur kan banyak per. Tapi setelah bisa dikeluarkan, sekarang ularnya itu dikarungin anak saya," pungkasnya.

Belum diketahui reptil dari famili Pythonidae itu bisa sampai masuk ke dalam kasur. Rohimah juga tidak merasakan ada kejanggalan saat ia berbaring diatas kasur tersebut.(RMI/HRU)

TANGSEL
75 Anak Keluarga Prasejahtera di Kawasan BSD Lulus Program PASP Do & Learn

75 Anak Keluarga Prasejahtera di Kawasan BSD Lulus Program PASP Do & Learn

Selasa, 30 Juni 2026 | 16:43

Sebanyak 75 anak usia dini dari keluarga berpenghasilan rendah di kawasan BSD City dan sekitarnya resmi dinyatakan lulus dari program Pembinaan Anak Usia Dini dan Parenting (PASP) Do & Learn Angkatan XII.

KAB. TANGERANG
Bareskrim Sita 18 Ton Sianida Ilegal, Dievakuasi ke Pergudangan Kosambi Agar Tak Racuni Warga

Bareskrim Sita 18 Ton Sianida Ilegal, Dievakuasi ke Pergudangan Kosambi Agar Tak Racuni Warga

Selasa, 30 Juni 2026 | 23:37

Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Ditpideksus) Bareskrim Polri berhasil membongkar jaringan kakap peredaran zat kimia berbahaya jenis sodium cyanide atau sianida ilegal.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill