Connect With Us

Azizah Gaungkan Pendidikan Inklusif di Tangsel

Rachman Deniansyah | Rabu, 22 Januari 2020 | 23:12

Kegiatan diskusi pendidikan Inklusif dan Berkualitas di Sekolah Insan Cendekia Madani, di Ciater, Serpong, Rabu (22/1/2020). (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Bakal calon (bacalon) Wali Kota Tangerang Selatan Siti Nur Azizah didaulat menjadi narasumber diskusi pendidikan di Sekolah Insan Cendekia Madani, di Ciater, Serpong, Rabu (22/1/2020).

Azizah berbicara soal pendidikan inklusif yang menurutnya harus terealisasi di Kota Tangsel. Misi tersebut, kata sosok yang memiliki gelar doktor itu, telah dicanangkan dalam visinya, yakni Pemeratan Kemajuan dan Kesejahteraan (Permata) Tangsel yaitu terwujudnya Tangsel menjadi kota yang nyaman bagi semua orang sebagai tempat menempuh pendidikan.

Karenanya, ia bertekad, setiap anak di Tangsel harus mendapatkan haknya, yakni pendidikan yang berkualitas.

"Soal pendidikan inklusif ini menjadi komitmen penting saya. Sebab setiap anak berhak mendapatkan pendidikan, tanpa pengecualian," ujar Azizah, usai kegiatan itu kepada awak media.

Kegiatan diskusi pendidikan Inklusif dan Berkualitas di Sekolah Insan Cendekia Madani, di Ciater, Serpong, Rabu (22/1/2020).

Pendidikan inklusif adalah sistem penyelenggaraan pendidikan yang memberikan kesempatan kepada semua peserta didik yang memiliki kelainan dan memiliki potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa untuk mengikuti pendidikan atau pembelajaran dalam lingkungan pendidikan secara bersama-sama dengan peserta didik pada umumnya. Karena setiap anak berhak mendapatkan pendidikan yang layak sebagai pelayanan dasar yang wajib diberikan oleh negara

"Salah satu cara adalah dengan membuat kebijakan dalam sistem pendidikan yang pro bagi mereka yang berkebutuhan khusus. Lebih luas lagi adalah dengan menciptakan ekosistem pendidikan, baik itu di rumah, di masyarakat, di sekolah hingga tingkat layanan publik yang harus pro mereka yang berkebutuhan khusus," terangnya.

"Untuk mewujudkannya, tahap awal, di setiap kecamatan di Tangsel, minimal ada satu sekolah yang bisa menyelenggarakan pendidikan inklusif, agar kita bisa memenuhi kewajiban memenuhi hak setiap anak berkebutuhan khusus," imbuhnya.

Diterangkan Azizah, pendidikan inklusif bukan sekadar metode atau pendekatan pendidikan melainkan suatu bentuk implementasi filosofi yang mengakui kebhinekaan antar manusia yang mengemban misi tunggal untuk membangun kehidupan bersama yang lebih baik. Tujuan pendidikan inklusif adalah untuk menyatukan hak semua orang tanpa terkecuali dalam memperoleh pendidikan.

Hal ini juga yang menurutnya menjadi kata kunci visi Permata Tangsel, yaitu pemeratan. Dimana, pembangunan tidak meninggalkan satu orang pun warga Tangsel, termasuk dalam bidang pendidikan.

Kegiatan diskusi pendidikan Inklusif dan Berkualitas di Sekolah Insan Cendekia Madani, di Ciater, Serpong, Rabu (22/1/2020).

Hal menarik lainnya dari model pendidikan ini, yaitu memungkinkan terjadinya pergaulan dan interaksi antar siswa yang beragam sehingga mendorong sikap yang penuh toleransi dan saling menghargai.

"Dengan cara ini pembangunan dan pendidikan di Tangsel bisa lebih memanusiakan manusia. Open access terhadap semua kelompok. Baik kelompok umur, fisik, sosial, ekonomi, keagamaan, dan politik," pungkasnya.(RMI/HRU)

BANTEN
Mulai Dibangun, DPD RI Banten Bakal Punya Kantor Baru Senilai Rp10 Miliar

Mulai Dibangun, DPD RI Banten Bakal Punya Kantor Baru Senilai Rp10 Miliar

Rabu, 5 Agustus 2026 | 21:14

Pembangunan Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Banten mulai berlangsung di Kota Serang, Rabu, 5 Agustus 2026.

BISNIS
Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Jumat, 31 Juli 2026 | 16:34

Ciputra Group melakukan langkah besar dalam transisi energi hijau dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di salah satu pusat perbelanjaan unggulannya, Mall Ciputra Tangerang.

SPORT
Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Senin, 3 Agustus 2026 | 22:17

Ajang kompetisi sepak bola usia dini bertajuk Rajawali Junior League (RJL) 2026 siap digulirkan oleh RTV pada 29–30 Agustus 2026 di Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill