Connect With Us

Ribka Tjiptaning Sindir Bacawalkot di Tangsel

Rachman Deniansyah | Senin, 27 Januari 2020 | 11:28

Kegiatan perayaan hari jadi PDI Perjuangan ke-47, di Halaman Kantor DPC PDI Perjuangan, Serpong, Tangsel. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Ribka Tjiptaning, menyindir para Bakal Calon Wali Kota Tangerang Selatan yang mencalonkan diri di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tangsel 2020.

Ia mengatakan, biasanya permasalahan kesehatan dan pendidikan menjadi barang dagangan yang paling laku digunakan oleh para calon, pada Pilkada di sejumlah daerah, salah satunya di Tangsel.

Dalam kampanyenya, setiap Bacawalkot pasti menyuarakan akan melakukan perubahan kepada konstituennya.

"Pasti yang dikampanyekan soal kesehatan atau pendidikan. Kesehatan yang gratislah, apa lah," kata Ribka di hadapan para Bacawalkot yang hadir pada perayaan hari jadi PDI Perjuangan ke-47, di Halaman Kantor DPC PDI Perjuangan, Serpong, Tangsel, Minggu (26/1/2010) malam.

Namu, kalau nanti salah satu calon menang, perubahan yang telah dikampanyekan itu seolah dilupakan. Jaminan kesehatan seolah tak dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia. 

"Tapi kalo udah jadi, tetep aja ada penolakan di RSU kepada pasien," tegasnya.

Sementara menurutnya, dalam isu kesehatan saja, jaminan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia merupakan hal yang telah dijamin oleh konstitusi negara ini. Maka sudah kewajiban RSU untuk menerima semua pasien, tanpa pengecualian.

"RSU kelas 3 minimal tidak boleh menolak pasien, karena itu merupakan perintah UUD 1945, bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pelayanan hidup sehat yang sama," ujar Ribka yang juga menjabat sebagai Anggota Komisi IX DPR RI.

Untuk itu, Ribka mengajak para kadernya untuk ada di tengah masyarakat membantu mengadvokasikan persoalan tersebut.

"Teman-teman harus terus bersama rakyat dan mendampingi rakyat, ketika ada yang mendapat kesulitan untuk mengakses kesehatan," pungkasnya.(RAZ/HRU)

BANDARA
Tilep Ratusan Tas Lululemon Senilai Rp1 Miliar, Sindikat Pencuri di Kargo Bandara Soetta Diringkus

Tilep Ratusan Tas Lululemon Senilai Rp1 Miliar, Sindikat Pencuri di Kargo Bandara Soetta Diringkus

Kamis, 14 Mei 2026 | 19:33

Satreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) membongkar sindikat pencurian spesialis barang ekspor di area kargo Bandara Soetta.

SPORT
Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Rabu, 13 Mei 2026 | 12:47

Pelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.

PROPERTI
Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Kamis, 14 Mei 2026 | 07:45

Suasana hunian bergaya resort dengan pemandangan danau luas kini tak hanya bisa ditemukan di Bali. Konsep serupa mulai hadir di Tangerang lewat peluncuran klaster premium Matera Lakeside di kawasan Gading Serpong.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill