Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya
Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
TANGERANGNEWS.com-Paramedis di Rumah Sakit Umum (RSU) Tangerang Selatan (Tangsel) membagikan masker kepada seluruh pasien guna mengantisipasi penyebaran virus corona yang kini sedang menggemparkan dunia.
Kepala Seksi Pelayanan Medis, Ronald Adrianto Sitindaon menjelaskan, masker itu dibagikan karena mengingat, Novel Corona Virus (nCov) bisa ditularkan melalui udara.
"Untuk pemberian masker ini karena diduga masih suspect . Kami memang mengantisipasi penularan nCov (Novel Corona Virus) dari pasien dan dokter yang menanganinya," ujar Ronald, Senin (27/1/2020).
Bahkan, kata dia, masker itu tak hanya dibagikan kepada pasien saja, melainkan juga seluruh jajaran RSU Tangsel.
Ronald menyebut, hingga saat ini, belum ada pasien yang diduga terjangkit corona.
"Sampai saat ini tidak ada, dan jangan sampai, semoga," harapnya.
Meski demikian, lanjut Ronald, RSU Tangsel selalu waspada, serta telah menyiapkan protap (prosedur tetap) untuk mengidentifikasi pasien corona.
"Kita sudah melakukan tindakan-tindakan yang pertama, terkait pasien sendiri kita sudah memiliki alur, dalam arti pasien yang diduga nCoV dengan ciri demam batuk dan sesak, kita akan melakukan protap terkait periksa nCoV ini," pungkasnya. (RMI/RAC)
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengusulkan usulan rencana pembangunan Flyover Sudirman dan Underpass Maulana Hasanudin Cipondoh kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Banten, sebagai upaya menuntaskan persoalan kemacetan
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi menegaskan perlunya percepatan penambahan dan optimalisasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh wilayah Banten untuk memperluas akses program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyatakan untuk mundur dari keanggotaan Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) apabila keberadaan Indonesia di forum tersebut tidak memberikan manfaat bagi perjuangan kemerdekaan Palestina.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews