Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Bakal balon Wali Kota (bacalon) Tangsel Biem Benjamin melanjutkan silaturahminya ke sejumlah tokoh. Setelah sekda Muhamad, Biem kali ini bertemu mantan Ketua Kadin Kota Tangsel, Kemal Pasya.
Dalam pertemuan awal pekan ini, Biem membahas sejumlah hal dengan Kemal. Dari persoalan sampah, UKM, lingkungan dan isu-isu krusial lainnya.
Dari pembahasan tersebut ada satu isu yang menurut Biem harus bisa terselesaikan. Yakni masalah sampah. Oleh karena itu, bagi Biem sampah akan menjadi isu sentralnya jika nanti diberi kepercayaan masyarakat Kota Tangsel.
“Sampah ini harus segera diselesaikan. Tidak boleh menjadi isu sekunder. Harus utama dan langsung rampung. Tidak boleh dinomorduakan. Saya juga bicara panjang lebar dengan pak Kemal soal sampah. Rupanya kita sama-sama konsen tentang isu ini. Ya, harus segera rampung,” katanya kepada awak media, Senin (3/2/2020) malam.
Karena itu, bagi Biem, langkah utamanya menyelesaikan sampah adalah dengan melibatkan elemen masyarakat. Tanpa itu rasanya sulit untuk membereskannya. Selain tentunya, digalakkan lagi program daur ulang, bank sampah, dan sejenisnya.
Soal daur ulang sampah, Biem mengungkapkan akan masyarakat. Ada nilai ekonomis dibalik daur ulang tersebut. Uang akan berputar dan tentunya kesejahteraan akan tercipta.
“Daur ulang sampah harus dilakukan. Pemerintah yang harus mendorong agar program ini bisa berjalan efektif. Saya yakin kalau ada kemauan akan sukses,” ujarnya.
Politisi Partai Gerindra ini menjelaskan, daur ulang sampah belum sepenuhnya menjadi program unggulan pemerintah. Yang ia ingat hanya bank sampah. Namun itu tidak efektif karena kurang berjalan dengan baik. Akibatnya, program ini seperti sebuah seremoni, yakni hanya dibentuk kelompok bank sampah. Namun tindak lanjut dan efektivitasnya kurang terkontrol dengan baik.
Akibatnya, penumpukan sampah masih bisa terlihat di sejumlah titik di Kota Tangsel.
“Pembahasan sampah akan menjadi isu utama saya. Bagi saya ini harus segera diselesaikan,” pungkas mantan anggota DPR-RI ini. (RAZ/RAC)
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGKawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.
Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.
Akses menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, kini semakin praktis. Perum DAMRI secara resmi mengoperasikan rute pemadu moda baru yang menghubungkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang langsung ke Tanjung Lesung
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews