Connect With Us

Kuasa Hukum Sebut Korban Penipuan Tiket Pesawat Murah Hingga Belasan Orang

Rachman Deniansyah | Jumat, 7 Februari 2020 | 21:08

AS (kanan) bersama kuasa hukumnya (kiri) usai melapor kasus penipuan yang menimpa dirinya di Mapolres Tangsel, Jumat (7/2/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Lima orang telah melapor ke Mapolres Tangsel atas dugaan penipuan tiket pesawat murah ke luar negeri yang dilakukan YHN, Jumat (7/2/2020).

Kelima korban AS, ARS, MT, MTH dan RMD didampingi kuasa hukumnya Zevrijn Boy Kanu telah mencatatkan laporan itu dengan nomor laporan LP/141/K/II/2020/SPKT/Res Tangsel.

Kelima korban menderita kerugian hingga sekitar Rp183 juta.

Menurut Boy, jumlah korban sebenarnya lebih dari lima orang. 

"Kalau saya totalkan itu ada 12 orang yang kena tipu sama dia," ucap Boy di Mapolres Tangsel. 

Jadi, kata dia, ada 7 orang lain yang juga menjadi korban penipuan itu. Salah satunya berada di Kota Palembang. 

Baca Juga :

"Satu korban di daerah Palembang dengan inisial AT. Ia (AT) sudah melakukan pelaporan ke Polres Palembang pada tanggal 4 Februari 2020 dengan modus yang sama," tambahnya. 

Ia menyebut, total kerugian yang dialami AT mencapai sekitar Rp64,9 juta.

Boy mengatakan, bahkan dirinya beserta lima orang rekannya juga menjadi korban penipuan yang dilakukan YHN. Ia tertipu dengan membeli tiket pesawat ke Selandia Baru dengan total kerugian Rp41 Juta. 

"Jadi memang bervariasi, ada yang Rp42 juta seperti Pak AS, yang lain ada yang Rp30 juta, Rp20 juta, bervasiasi. Ditambah punya saya sendiri ada lima orang totalnya Rp41 juta," terangnya. 

Atas banyaknya korban dan kerugian akibat penipuan itu, maka YHN pun dilaporkan dengan sangkaan Pasal 378 KUHP Jo Pasal 372 KUHP tentang Penipuan dan atau Penggelapan.

"Jadi kita serahkan ke pihak kepolisian bagaimana nanti keputusannya," pungkasnya.(RMI/HRU)

KOTA TANGERANG
PLN UP3 Cikokol Edukasi Siswa SMAN 2 Tangerang soal Listrik Aman dan Energi Bersih

PLN UP3 Cikokol Edukasi Siswa SMAN 2 Tangerang soal Listrik Aman dan Energi Bersih

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:35

PT PLN (Persero) UID Banten melalui UP3 Cikokol menggelar program PLN Goes To School di SMA Negeri 2 Kota Tangerang.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill