Connect With Us

79 Kg Ganja Disita, Polisi Sebut Ada Modus

Rachman Deniansyah | Senin, 10 Februari 2020 | 20:49

| Dibaca : 302

Beberapa Anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Ciputat Memegang barang bukti jenis ganja puluhan kilo, Senin (10/2/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 79 kilogram ganja berhasil disita jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Ciputat saat melakukan penggeledahan di sebuah gudang penyimpanan ganja di wilayah Kecamatan Gunung Puyuh, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (5/2/2020).

Kapolsek Ciputat Kompol Endy Mahandika mengatakan, puluhan ganja yang dibungkus menjadi 151 kotak itu ditemukan dalam kondisi sudah tersimpan rapih di dalam ban mobil.

"Jadi ganjanya itu ada di dalam ban mobil. Jadi buat ngeluarinnya, kita harus kempiskan dulu bannya, baru kita buka," ucap Endy di Mapolres Tangsel, Jalan Promoter, Serpong, Tangsel, Senin (10/2/2020).

Temuan itu pun, disebukan Endy sebagai modus baru yang dilakukan oleh para pengedar barang haram tersebut.

"Ya ini modus baru. Belum pernah kan ada seperti ini (ganja di dalam ban). Ini baru," katanya.

Endy menambahkan, rencananya, setelah ganja tersimpan rapih di dalam ban, ban itu akan diletakkan pada sebuah mobil boks. 

"Terus mobil itu akan dibawa dengan cara ditowing (diderek). Jadi saat ada petugas lalu lintas, mereka beralasan bahwa mobil itu (yang mengangkut ban berisi ganja) rusak," terangnya.

Menurutnya, modus yang berhasil diungkapnya itu merupakan cara baru yang digunakan tersangka untuk mengelabuhi aparat kepolisian. 

"Ya itu untuk mengelabuhi petugas saja, karena kalau disimpan di gudang, di dalam mobil boks, itu sudah ketahuan," tuturnya.

Sementara, selain menyita puluhan ganja, Endy pun berhasil mengamankan lima tersangka dari lokasi berbeda.

Mereka diantaranya EP, DIM, US, BM, dan NAF. EP diamankan di wilayah Pesanggrahan, Jakarta Selatan saat akan transaksi.  Sementara, emapt lainnya diamankan saat dilakukan penggerebekkan di Kota Sukabumi.

Kini, kelimanya pun diancam dengan hukuman penjara maksimal selama 20 tahun, karena telah melanggar Pasal 114 dan atau Pasal 112 jo 111 Undang-undang narkotika. (RMI/RAC)

NASIONAL
Satgas Covid-19: Perkantoran Kembali Terapkan WFH

Satgas Covid-19: Perkantoran Kembali Terapkan WFH

Kamis, 27 Januari 2022 | 22:29

TANGERANGNEWS.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 meminta sektor perkantoran kembali menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH)

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemkab Tangerang Selenggarakan Pusat Pembelajaran Kaum Perempuan

Pemkab Tangerang Selenggarakan Pusat Pembelajaran Kaum Perempuan

Rabu, 27 Oktober 2021 | 09:41

TANGERANGNEWS.com - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Tangerang menyelenggarakan Pusat Pembelajaran Perempuan Cerdas, Apresiatif, Negosiatif

BANTEN
Banten Ikut Sumbang dari 90,4 Persen Kasus Covid-19 dalam Sepekan

Banten Ikut Sumbang dari 90,4 Persen Kasus Covid-19 dalam Sepekan

Kamis, 27 Januari 2022 | 23:12

TANGERANGNEWS.com -- Juru Bicara Nasional Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyampaikan, DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat menyumbangkan sebesar 90,4 persen penambahan kasus positif dalam sepekan terakhir

OPINI
Era Baru Demokrasi Electoral di Indonesia – Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024 

Era Baru Demokrasi Electoral di Indonesia – Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024 

Selasa, 25 Januari 2022 | 17:21

TANGERANGNEWS.com-Sebagaimana kita ketahui bersama, sejak tahun 2021 hiruk pikuk mengenai kapan berlangsungnya Pemilihan Umum 2024 begitu ramai diperbincangkan bahkan sampai pada obrolan di warung kopi

"Ambil Lompatan Keyakinan dan Mulailah Tahun Baru yang menakjubkan ini dengan rasa percaya"

Sarah Brightman