Connect With Us

Hujan Deras Khawatir Cross Contamination Proses Clean Up Berhenti

Rachman Deniansyah | Minggu, 16 Februari 2020 | 15:20

Heru Umbara, Kepala Biro Humas dan Kerja sama Batan, Minggu (16/2/2020). (Rachman Deniansyah / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com-Guyuran hujan deras membuat puluhan petugas Bapeten dan Batan menghentikan proses clean up atau pembersihan pada lokasi paparan radiasi di Perumahan Batan Indah Blok J, Setu, Tangsel, Minggu (16/2/2020).

 

"Proses clean up dihentikan sementara," kata Heru Umbara, Kepala Biro Humas dan Kerjasama Batan di lokasi, Minggu (16/2/2020). Hal itu terpaksa dihentikan lantaran khawatir terjadinya cross contamination. Maksudnya, khawatir ada tanah yang terbawa ketika ada seseorang yang menginjak lokasi pancaran radiasi tersebut. Terlebih, kondisi saat ini tanah menjadi basah.

 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Penampakan The Breeze Seusai Hujan

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom) on

"Khawatir croos kontaminasi, yang ada malah nanti ada orang yang jalan, terus kena tanah atau air malah ganggu atau merusak," terangnya. Menurutnya, dalam proses clean up ini, guyuran hujan memang menjadi faktor kendala.

 

 "Baik kendala fisik dan kendala lapangan, ataupun dari segi kimianya. Dengan adanya hujan, akan terjadi licin,  dan lain-lain," tutur Heru. Heru memaparkan, selain menghentikan proses clean up, petugas pun akan menutup tanah di sekitar lokasi paparan denga  terpal.

 

 "Meskipun aman, tapi kita tetap tutup (tanah) dengan terpal," ujar Heru.

 

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

KAB. TANGERANG
Anggota Polresta Tangerang Dilaporkan ke Propam Terkait Barang Bukti Kasus Pembunuhan Bos Jamu

Anggota Polresta Tangerang Dilaporkan ke Propam Terkait Barang Bukti Kasus Pembunuhan Bos Jamu

Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:58

Kasus pembunuhan bos jamu bernama Joni dengan terdakwa Elsa Marlina yang merupakan istrinya, telah diputus majelis hakim di Pengadilan Negeri Tangerang, Banten pada Rabu 21 Oktober 2026.

TEKNO
Kualitas Udara Kategori Tidak Sehat, Coway Boyong Solusi Filtrasi Canggih ke ICE BSD City

Kualitas Udara Kategori Tidak Sehat, Coway Boyong Solusi Filtrasi Canggih ke ICE BSD City

Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:50

Kualitas air dan udara di Indonesia kini menjadi perhatian serius di tengah musim kemarau panjang akibat fenomena cuaca ekstrem.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill