Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TANGERANGNEWS.com-Guyuran hujan sejak tadi malam kembali membuat Perumahan Maharta, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, terendam bajir, Selasa (25/2/2020).
Debit air yang mulai datang sejak dini hari telah naik hingga ketinggian satu meter.
"Air naiknya jam 4 pagi, saat ini sudah sekitar satu meteran tingginya. Ini karena hujan deras yang semalam sampai pagi ini enggak berenti-berenti," ucap seorang warga, Paul.
Paul menyebut, banjir yang dialami kali ini merupakan musibah kedua yang dialami oleh warga Perumahan Maharta, dalam kurun waktu dua bulan.
"Ini kedua kalinya. Pertama pas tahun baru itu juga banjir berhari-hari. Memang air sama seperti awal tahun itu cepat sekali naiknnya," ucapnya.
Saat ini, Paul masih terus berjaga-jaga tak jauh dari rumahnya untuk memantau ketinggian air yang terus naik.
"Ini kita lagi mantau saja. Takut hujan enggak berhenti banjir terus naik. Jadi siap-siap buat angkut barang," katanya.
Pantauan TangerangNews, ketinggian air di Perumahan Maharta telah sampai ke pintu masuk komplek.
Sebagian warga setempat telah mengamankan kendaraan mobil dan motor yang diparkirkan di pinggir jalan dekat pintu masuk perumahan tersebut.(RAZ/HRU)
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TODAY TAGKasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Pameran otomotif terbesar se-Asia Tenggara, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, kini memasuki akhir pekan pertamanya sejak resmi dibuka pada 30 Juli 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews