Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane
Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TANGERANGNEWS.com-Hujan deras yang mengguyur wilayah Tangerang di sekitarnya mengakibatkan banjir di beberapa titik.
Setidaknya sementara ini di Pondok Aren, Kota Tangsel, sudah terdapat tiga wilayah yang terendam banjir.
"Kalau terpantau saat ini, yaitu Kampung Bulak, Pondok Maharta, dan Jurangmangu Barat," papar Kepala Seksie Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel Ade Wahyudi, saat dihubungi, Selasa (25/2/2020).
Dikatakan Ade, data tersebut masih dalam perkembangan. Artinya, bisa saja bertambah.
"Data itu masih dalam proses. Baru ada beberapa, jadi masih ada perkembangan terus," sambungnya.
Dari ketiga wilayah itu, lanjut Ade, banjir terparah terdapat di wilayah Kampung Bulak. "Di sana banjirnya di 1 sampai 1,5 meter," tuturnya.
Ia mengatakan, hingga saat ini, timnya masih bersiaga di setiap wilayah terdampak banjir.
"Karena terpantau masih banjir, teman-teman masih stand by (bersiaga) di Kampung Bulak dan Maharta," pungkasnya.(RMI/HRU)
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TODAY TAGWakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi menyoroti serius kasus dugaan pencemaran Sungai Cisadane akibat kebakaran gudang pestisida di kawasan pergudangan Taman Tekno, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Jajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews