KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Banjir kembali merendam sejumlah wilayah di Kota Tangerang Selatan. Kampung Bulak dan Perumahan Pondok Maharta menjadi lokasi terdampak terparah.
Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tangsel pun mengirimkan mesin pompa untuk mempercepat air surut di dua lokasi tersebut, Selasa (25/2/2020).
Kepala DPU Kota Tangsel Aries Kurniawan mengatakan, pompa portable dan perahu karet telah diterjunkan.
"Kami terjunkan dua perahu karet dan dua pompa portable di Pondok Maharta. Untuk Kampung Bulak, kami juga terjunkan dua perahu karet dan dua pompa portable. Kami terjunkan juga belasan personel di lokasi," papar Aries, Selasa (25/2/2020).

Arie menambahkan, bantuan berupa pompa itu dapat mempercepat surutnya air di dua lokasi tersebut.
"Sehingga, nantinya bakal memudahkan petugas dalam melakukan evakuasi korban banjir di Pondok Maharta dan Kampung Bulak," sambungnya.
Diketahui, hujan deras yang mengguyur sejak malam hari, telah mengakibatkan banjir di sejumlah titik.
Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel, terdapat tiga titik yang terendam banjir. Ketiga lokasi yang berada di Kecamatan Pondok Aren itu, diantaranya Kampung Bulak, Perumahan Pondok Maharta, dan Jurangmangu Barat.
Ketinggian air di tiga lokasi itu bervariasi. Sementara yang terparah, dialami oleh warga Kampung Bulak, karena ketinggian air mencapai 1,5 meter. (RMI/RAC)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGLogeski memperkenalkan Logeski Toilet Bowl Cleaner ke pasar Indonesia dengan konsep no-scrub cleaning.
PT PLN (Persero) menyiapkan sistem kelistrikan berlapis untuk mendukung pelaksanaan MotoGP 2026 di Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada 9–11 Oktober 2026.
Aliran Sungai Cimanceuri yang berlokasi di kawasan Milenium perbatasan Desa Budi Mulya, Kecamatan Cikupa dan Matagara, Kecamatan Tigaraksa menghitam hingga menimbulkan aroma bau tidak sedap.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews