Solusi Islam Atasi Gunungan Sampah
Selasa, 17 Februari 2026 | 18:06
Bahwa akar masalah dari gunungan sampah yang semakin tinggi adalah sebab diterapkannya sistem sekuler kapitalisme yang mengatur kehidupan umat manusia saat ini.
TANGERANGNEWS.com-Satu dari dua korban tenggelam di aliran Kali Pondok Maharta, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel, berhasil ditemukan, Rabu (26/2/2020) pagi.
Namun nahasnya, korban atas nama Desta, 12, sudah dalam kondisi meninggal dunia ketika ditemukan Tim Rescue Pol PP Tangsel berhasil mengangkat jasadnya.
"Alhamdulillah ditemukan satu. Kalau waktunya sekitar 07.20 WIB tadi. Tapi korban sudah meninggal dunia," ungkap Badawi, Komandan Tim Rescue Pol PP Tangsel, saat dihubungi.
Badawi mengatakan, setelah ditemukan, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di Kampung Pondok Serut II, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangsel.
Sementara, Tim yang ada saat ini, masih melanjutkan pencarian terhadap satu korban hanyut lainnya.
"Kita masih cari, kita bagi dua tim. Yang satu kita cari di titik Desta ditemukan sampai TKP pertama kali terbawa arus. Kedua, kita ikuti aliran arus kali," katanya.
Diketahui sebelumnya, terdapat dua korban atas nama Desta dan Nazar, yang terbawa arus kali Pondok Maharta. Mereka hanyut ketika sedang bermain bersama teman-temannya di lokasi banjir tersebut.(RMI/HRU)
Bahwa akar masalah dari gunungan sampah yang semakin tinggi adalah sebab diterapkannya sistem sekuler kapitalisme yang mengatur kehidupan umat manusia saat ini.
TODAY TAGKabupaten Tangerang tengah menjadi sorotan lantaran banyaknya jalan rusak di sejumlah wilayah hingga tewasnya empat pengendara di Jalan Raya Pasar Kemis selama bulan Februari 2026.
roma musim semi yang penuh harapan kini mulai terasa di setiap sudut Mal Ciputra Tangerang. Menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2026, pusat perbelanjaan favorit keluarga ini resmi membuka rangkaian acara istimewa
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews