Connect With Us

Terseret Arus Kali Pondok Maharta, Desta Ditemukan Tewas

Rachman Deniansyah | Rabu, 26 Februari 2020 | 13:43

Jenazah Desta, 12, berhasil ditemukan di aliran Kali Pondok Maharta, Kecamatan Pondok Aren. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Satu dari dua korban tenggelam di aliran Kali Pondok Maharta, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel, berhasil ditemukan, Rabu (26/2/2020) pagi. 

Namun nahasnya, korban atas nama Desta, 12, sudah dalam kondisi meninggal dunia ketika ditemukan Tim Rescue Pol PP Tangsel berhasil mengangkat jasadnya.

"Alhamdulillah ditemukan satu. Kalau waktunya sekitar 07.20 WIB tadi. Tapi korban sudah meninggal dunia," ungkap Badawi, Komandan Tim Rescue Pol PP Tangsel, saat dihubungi. 

Badawi mengatakan, setelah ditemukan, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di Kampung Pondok Serut II, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangsel. 

Sementara, Tim yang ada saat ini, masih melanjutkan pencarian terhadap satu korban hanyut lainnya. 

"Kita masih cari, kita bagi dua tim. Yang satu kita cari di titik Desta ditemukan sampai TKP pertama kali terbawa arus. Kedua, kita ikuti aliran arus kali," katanya. 

Diketahui sebelumnya, terdapat dua korban atas nama Desta dan Nazar, yang terbawa arus kali Pondok Maharta. Mereka hanyut ketika sedang bermain bersama teman-temannya di lokasi banjir tersebut.(RMI/HRU)

 

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill