Jadi Pemasok ke NTT, Warga Aceh Ditangkap di Tangerang Simpan 42 Ribu Butir Narkoba dan Obat Keras
Senin, 18 Mei 2026 | 21:15
Direktorat Reserse Narkoba Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menggulung jaringan pengedar psikotropika lintas pulau.
TANGERANGNEWS.com-Kebakaran melanda sebuah toko aksesoris mobil di Jalan Ceger, Pondok Karya, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Selasa (3/3/2020).
Si jago merah meluluhlantahkan toko yang menjual aksesoris, seperti velg, ban, dan lainnya itu.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel Uci Sanusi mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan kebakaran itu sekitar pukul 10.32 WIB.
"Begitu mendapatkan laporan tim langsung datang ke lokasi untuk memadamkan," kata Uci saat dihubungi, Selasa (3/3/2020).
Pemadaman itu pun, kata Uci, berhasil dilakukan dengan membutuhkan waktu hampir satu jam.
"Jam sebelas lewat sudah padamlah. Sekitar pukul 12.00 WIB, anggota sudah rapih," katanya.
Ia mengatakan, kobaran api itu diduga dipicu korsleting listrik, atau arus pendek listrik.
"Jadi saat petugas yang memadamkan itu bertanya, katanya sih itu ada arus pendek. Enggak sempat diatasi, akhirnya ya api menjadi besar," terangnya.
Saat itu, penjaga toko dan warga yang panik pun hanya bisa memadamkan api dengan peralatan secukupnya.
Beruntung, kata Uci, kejadian yang sempat membuat jalan Raya Ceger didera kemaceta itu, tidak menimbulkan korban jiwa.
Namun demikian, tambah Uci, insiden kebakaran itu telah membuat pemilik toko merugi hingga ratusan juta rupiah.
"Karena memang aksesoris dan variasi itu lumayan harganya. Dan mungkin sampai itu ratusan. Kemungkinannya seperti itu, karena teman-teman di lapangan belum memiliki informasi detailnya dari pemilik toko," pungkas Uci.(RMI/HRU)
Direktorat Reserse Narkoba Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menggulung jaringan pengedar psikotropika lintas pulau.
TODAY TAGSuasana hunian bergaya resort dengan pemandangan danau luas kini tak hanya bisa ditemukan di Bali. Konsep serupa mulai hadir di Tangerang lewat peluncuran klaster premium Matera Lakeside di kawasan Gading Serpong.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews