Connect With Us

Antisipasi Virus Corona, Ratusan TKA di Tangsel Akan Diperiksa

Rachman Deniansyah | Rabu, 4 Maret 2020 | 18:42

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany usai menggelar rakor terkait antisipasi Virus Corona di Puspemkot Tangsel, Selasa (3/3/2020). (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan akan melakukan pemeriksaan kesehatan Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja di wilayah Tangerang Selatan. Hal ini untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona (COVID-19).

Hal itu mengemuka dalam rapat koordinasi Pemkot Tangsel dengan Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD) terkait. Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany telah mengintruksikan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) untuk melakukan pendataan TKA di Tangsel. 

"Sudah disampaikan ada Kadis Tenaga Kerja yang ikut rapat juga, saya meminta data dengan yang lainnya untuk mengumpulkan data dengan Dinas Tenaga Kerja apakah ada yang pernah berangkat atau tidak ke luar negeri. Tunggu data," ucap Airin usai Rapat Koordinasi (Rakor) di Puspemkot Tangsel, Selasa (3/3/2020) malam.

Menanggapi hal itu, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Tangsel pun langaung merespon. 

Kasie Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnaker Tangsel Dadang Usman memaparkan bahwa terdapat ratusan TKA yang mencari nafkah di Kota penyangga Ibu Kota DKI Jakarta ini. 

Menurutnya, ratusan TKA itu bekerja di berbagai perusahaan berbeda.

"Ada 298 TKA dari 46 perusahaan di Tangsel," papar Dadang ketika dikonfirmasi, Rabu (4/3/2020).

Menurut data yang diterima TangerangNews, 298 TKA yang bekerja di Tangsel itu, berasal dari 29 negara berbeda. 

Adapun, Inggris menjadi negara yang mendominasi dengan sebanyak 92 TKA. Kemudian disusul Filipina dengan 55 orang, dan Australia sebanyak 23 orang.

Sedangkan, TKA asal Amerika Serikat, India, dan Jerman, masing-masing ada 15 orang. Korea Selatan dengan 14 TKA, China 11 orang, dan Singapura 8 orang.

Sementara, TKA asal Jepang, Kanada dan Malaysia masing-masing 7 orang. Irlandia 6 orang, Taiwan 3 orang. 

Afrika Selatan, Belgia, Kenya, New Zealand, dan Tajikistan masing-masing ada 2 orang.

Terakhir, TKA asal Azerbajian, Belanda, Bolivia, Bulgaria, Hongkong, Italia, Kazakhstan, Portugal, Spanyol dan Ukrania hanya 1 orang.(RMI/HRU)

SPORT
Dewa United Jawara Cup 1 2026 Jaring Talenta Sepak Bola Muda di Banten

Dewa United Jawara Cup 1 2026 Jaring Talenta Sepak Bola Muda di Banten

Minggu, 27 September 2026 | 21:16

Gelaran turnamen sepak bola Dewa United Jawara Cup 1 2026 resmi berakhir di Stadion Gelora Maja, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu 27 September 2026.

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

KAB. TANGERANG
Sekolah ICM Serpong Minta Maaf Soal Oknum Guru Diduga Lecehkan Siswi, Kasus Diproses Polisi

Sekolah ICM Serpong Minta Maaf Soal Oknum Guru Diduga Lecehkan Siswi, Kasus Diproses Polisi

Senin, 28 September 2026 | 18:20

Pihak Yayasan Edukasi Sejahtera selaku pengelola Sekolah Insan Cendekia Madani (ICM), Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memberikan pernyataan resmi terkait penanganan dugaan tindak pelecehan oleh oknum guru terhadap anak didik di sekolah

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill