Connect With Us

Pengakuan Pemalsu Uang di Tangsel, Sekali Transaksi dapat Rp500 Ribu

Rachman Deniansyah | Rabu, 11 Maret 2020 | 23:16

Kedua pelaku pencetak dan pengedar uang palsu di Tangsel usai diamankan polisi, Rabu (11/3/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-M, 61, salah satu tersangka pemalsu uang yang dibekuk jajaran Polres Tangsel di sebuah apartemen di bilangan Bintaro, Pondok Karya, Pondok Aren, Tangsel, Kamis (30/1/2020) lalu mengaku baru beraksi empat bulan.

Pria paruh baya itu mendapatkan upah setengah dari nilai setiap transaksi.

Dikatakannya, ia biasa menukarkan uang palsu pecahan Rp100 ribu sebesar Rp10 juta dengan uang asli senilai Rp1 juta. Dari transaksi itu, kemudian ia mendapatkan upah Rp500 ribu.

"Sekali transaksi, saya dapat upah Rp500 ribu," katanya kepada awak media di Mapolres Tangsel, Rabu (11/3/2020).

Namun, selain menukarkan uang palsu dengan uang asli dengan pembeli, tersangka juga berperan turut mencetak uang palsu tersebut bersama satu tersangka lainnya, R, 23.

Sementara, pencetakan dan pengedaran uang palsu tersebut diduga sudah berlangsung selama dua tahun. Polisi masih memburu M, 45 yang diduga menjadi otak kejahatan tersebut.

“Selama dua tahun kurang lebih sudah hampir Rp300 juta uang palsu yang berhasil mereka transaksikan," ujar Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Muharram Wibisono.

Para pelaku menggunakan alat sederhana, Wibi menyebut pencetakan uang palsu itu dilakukan dengan cara manual, yakni dengan alat sablon, tinta dan cairan kimia lain, printer, alat laminating, serta kertas HVS.

"Tidak, jadi tinta ini memang tinta yang ada diumum dan bukan khusus untuk mata uang, bisa luntur," tambahnya. (RMI/RAC)

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Tunda Relokasi PKL Pasar Anyar hingga 3 November, Ini Alasannya

Pemkot Tangerang Tunda Relokasi PKL Pasar Anyar hingga 3 November, Ini Alasannya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:09

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memutusakan untuk menunda proses relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa berjualan di badan Jalan Kiasnawi dan Jalan Ahmad Yani.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill