Connect With Us

Pemkot Tangsel Imbau Warga Waspadai Hoaks Soal Corona

Rachman Deniansyah | Senin, 23 Maret 2020 | 17:44

Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, Senin (23/3/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Di tengah situasi wabah virus Corona (COVID-19), warga kerap mendapatkan pesan berantai yang tak diketahui sumber serta kebenarannya.

Pesan itu sangat mudah tersebar melalui media sosial maupun aplikasi WhatsApp.

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) pun mengimbau warga untuk tidak mudah percaya informasi palsu (hoaks) terkait COVID-19.

"Jadi percaya saja pada sumber resmi pemerintah, gugus tugas sudah dibentuk. Jangan percaya pada pesan berantai yang tidak jelas sumbernya," ujar Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, Senin (23/3/2020).

Benyamin berharap warga Tangsel dapat memilah informasi seputar COVID-19, sehingga tidak muncul kepanikan di masyarakat.

"Berita hoaks itu, kalau enggak tahu sumbernya dan hat ragu (saat membacanya), ya hoaks itu. Kalau ragu jangan di-share (dibagikan). Saya harap penggunaan medsos digunakan secara bijak oleh masyarakat dalam rangka upaya menanggulangi Covid-19," kata Benyamin.

Diketahui, sejumlah hoaks beredar dampak dari COVID-19. Terakhir, kabar palsu yang menyebutkan bahwa Pasar Ciputat akan diliburkan selama tiga hari. 

Namun saat dikonfirmasi, kabar itu pun langsung dibantah oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangsel.

Banyak Hoaks Soal Corona, Benyamin : Jangan Percaya Pesan Berantai Tidak Jelas.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie memberikan tanggapannya soal banyaknya kabar palsu (hoaks) yang beredar di tengah mewabahnya virus Corona atau COVID-19.

Menurutnya, tentu kabar palsu atau hoaks yang biasa tersebar melalui pesan berantai itu kerap kali membuat masyarakat panik. Bahkan, banyak informasi yang tak diketahui kebenarannya, tersebar tanpa memcantumkan sumber yang jelas.

Untuk itu, Benyamin meminta masyarakat agar tidak mudah percaya dengan kabar semacam itu. 

"Jadi percaya sumber resmi pemerintah, gugus tugas sudah dibentuk. Jangan percaya akan pesan berantai yang tidak jelas sumbernya," tegasnya, Senin (23/3/2020).

Selain itu, Benyamin menekankan bahwa dalam memerangi kabar hoaks, pemerintah tentu tidak dapat sendirian. Tentunya, pemerintah sangat membutuhkan peran serta masyarakat. 

"Saya minta bantuan untuk memerangi covid-19 ini, bukan melulu pekerjaan pemerintah tapi semua masyarakat," sambungnya. 

Caranya, kata Benyamin, yaitu masyarakat harus bijak dalam menggunakan media sosial. 

"Berita hoaks itu kalau enggak tau sumbernya dan hati kalau ragu (kalau membaca), ya hoaks itu, secara naluri digunakan. Kalau ragu jangan di-share, saya harap penggunaan medsos digunakan secara bijak oleh masyarakat dalam rangka upaya menanggulangi Covid-19," jelas Benyamin.

Seperti diketahui, banyak sekali hoaks terkait penyebaran Covid-19 beredar di tengah masyarakat. Terakhir, kabar palsu itu menyebutkan bahwa Pasar Ciputat akan diliburkan selama tiga hari. 

Namun saat dikonfirmasi, kabar itu pun langsung dibantah oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangsel. (RMI/RAC)

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

TANGSEL
Banyak Warga Belum Tersosialisasi, Penutupan Jembatan Merpati Raya Ciputat untuk Rekonstruksi Ditunda

Banyak Warga Belum Tersosialisasi, Penutupan Jembatan Merpati Raya Ciputat untuk Rekonstruksi Ditunda

Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:47

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) menunda rekonstruksi Jembatan Merpati Raya di Kelurahan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat, hingga waktu yang belum ditentukan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill