Connect With Us

Fraksi Gerindra-PAN Sorot Kesiapan PSBB Tangsel

Rachman Deniansyah | Sabtu, 11 April 2020 | 21:15

| Dibaca : 1105

Ketua Fraksi Gerindra-PAN DPRD Tangsel, Ahmad Syawqi. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Ketua Fraksi Gerindra-PAN Ahmad Syawqi mempertanyakan kesiapan Pemerintah Kota Tangerang Selatan memberlakukan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). 

Menurutnya pemberlakuan PSBB harus dipikirkan secara matang. Sebab, kata Syawqi, PSBB akan berdampak terhadap aktivitas sosial, ekonomi, dan mobilitas masyarakat Tangsel. 

"Yang paling besar menerima dampak PSBB adalah warga yang bekerja di sektor informal, yakni di mana mereka yang penghasilannya harian," ujar Syawqi kepada TangerangNews, Sabtu (11/4/2020)

Syawqi menekankan, Pemkot Tangsel harus memastikan beberapa hal, seperti ketersediaan kebutuhan hidup dasar para warganya.

"Pemkot Tangsel perlu memastikan ketersediaan pasokan sembako dan stabilitas harga pasar," sambungnya. 

Selain itu, kata Syawqi, hal lain yang harus dipastikan, yakni persoalan sarana dan prasarana kesehatan. Diantaranya, ruang isolasi khusus bagi pasien kasus COVID-19. Selain itu, tenaga medis pun harus diperhatikan, terutama terkait ketersediaan alat pelindungan diri (ADP)-nya. 

"Kami juga memandang perlu diberikan penghargaan kepada tenaga medis yang bertugas menangani COVID-19," tuturnya. 

Syawqi menambahkan, jika PSBB sudah diterapkan, maka Pemkot Tangsel perlu memastikan pengalokasian anggaran dan operasional bagi jaring pengamanan sosial. Mulai dari besaran anggaran dan rincian penggunaannya, serta sumber pergeseran anggaran untuk penanganan COVID-19 ini. 

"Anggaran tersebut dapat dialokasikan untuk kompensasi atau bantuan kepada masyarakat miskin dan rentan miskin, yang berpenghasilan rendah serta warga yang bekerja di sektor informal yang tidak dapat bekerja atau pekerjannya terganggu karena pemberlakuan PSBB. Sehingga tidak memiliki penghasilan atau penghasilannya rendah," terangnya. 

Syawqi menuturkan, hal tersebut penting, sebab menurutnya, penerima bantuan yang bersumber dari Pemerintah Pusat, saat ini belum merata. 

"Berdasarkan informasi yang beredar, di masyarakat di Kelurahan Keduang misalnya, penerima bantuan hanya 13 KK per-RW, kemudian di Kecamatan Serpong setiap RT mendapat 5 KK dari bantuan Kemensos. Jumlah ini kami nilai kurang. Oleh karena itu, Pemkot Tangsel dan Pemprov Banten juga harus memberikan bantuan tunai atau non-tunai kepada warga yang terdampak dan yang tidak ter-cover oleh bantuan dari Kemenkes," terangnya. 

Kemudian, agar persiapan dan penerapan PSBB berjalan baik, maka Pemkot juga harus berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan pihak terkait lainnya. 

"Pemkot juga perlu menyosialisasikan kepada masyarakat hal-hal apa saja yang dilarang dan dibatasi, serta yang diperbolehkan beroperasi selama pemberlakuan PSBB," ujarnya. 

Syawqi pun berharap agar PSBB yang akan diberlakukan di Tangsel dapat berjalan dengan baik. Tentu, tujuannya agar mata rantai penyebaran COVID-19 dapat diputus. 

"Jadi, dalam pemberlakuannya, Pemkot Tangsel harus memperiapkan segala aspek sebagai akibat PSBB tersebut," pungkasnya.(RMI/HRU)

WISATA
Tips Naik Pesawat Aman dan Nyaman Bersama Bayi

Tips Naik Pesawat Aman dan Nyaman Bersama Bayi

Senin, 15 Agustus 2022 | 19:28

TANGERANGNEWS.com-Membawa bayi naik pesawat untuk liburan, yes or no? Bagi seorang ibu, proses melahirkan, menyusui, dan mengurus bayi adalah sesuatu yang menyenangkan namun juga melelahkan.

KOTA TANGERANG
 Perjuangan Paskibraka Kecamatan Larangan Tangerang Terjang Genangan Air Demi Kibarkan Bendera

Perjuangan Paskibraka Kecamatan Larangan Tangerang Terjang Genangan Air Demi Kibarkan Bendera

Rabu, 17 Agustus 2022 | 18:27

TANGERANGNEWS.com-Mengibarkan bendera merah putih menjadi momen sakral khususnya di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Petugas pengibar bendera terkadang mengalami berbagai insiden yang tidak terduga.

BANTEN
Warga Baduy Luar Diajari Jadi Petani Jahe Merah Berkualitas di Lebak Banten

Warga Baduy Luar Diajari Jadi Petani Jahe Merah Berkualitas di Lebak Banten

Rabu, 17 Agustus 2022 | 14:33

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah warga Baduy Luar di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, dilibatkan menjadi petani jahe merah. Mereka diberi pembinaan untuk menghasilkan jahe merah berkualitas oleh PT Kalbe Farma

KAB. TANGERANG
Bupati Tangerang Sebut HUT RI ke-77 Jadi Semangat Pemulihan Ekonomi

Bupati Tangerang Sebut HUT RI ke-77 Jadi Semangat Pemulihan Ekonomi

Rabu, 17 Agustus 2022 | 19:02

TANGERANGNEWS.com-Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar meminta kepada masyarakat agar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke-77 ini dijadikan momentum kebangkitan serta pemulihan ekonomi secara menyeluruh.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill