Connect With Us

Maling Motor Kasus Terbanyak Saat Pandemi Corona di Tangsel

Rachman Deniansyah | Kamis, 16 April 2020 | 15:36

Para tersangka pelaku kejahatan dan kriminal di wilayah Tangsel yang berhasil diamankan pihak Kepolisian. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Meski tengah terjadi wabah virus Corona, namun kejahatan konvensional tetap terjadi di Kota Tangsel. 11 kasus pencurian sepeda motor berhasil diungkap Polres Tangsel dan jajaran.

Hal itu diungkapkan Kapolres Tangsel AKBP Iman Setiawan saat ungkap kasus, Kamis (16/4/2020). Kata Iman, 11 kasus itu terjadi pada periode Februari, Maret, hingga April tahun 2020. 

Kepolisian Resor (Polres) Tangerang Selatan menggelar konferensi pers terkait berbagai peristiwa kejahatan dan kriminal di wilayah hukum Tangsel.

"Pencurian kendaran bermotor (Curanmor) menjadi kasus paling banyak dengan 11 kasus dan diikuti dengan pencurian dengan pemberatan (Curat) tiga kasus, Curas dua kasus, dan pemerasan satu kasus," ujar Iman di Mapolres Tangsel.

Selain itu, terungkap juga enam tindak kejahatan konvensional lainnya, seperti pencurian dengan pemberatan, dan kekerasan.

Sebanyak 25 tersangka berhasil diamankan, serta 14 unit sepeda motor.

Selain mengamankan kendaraan bermotor, Iman beserta jajarannya juga berhasil mengamankan barang bukti lain, seperti televisi LED, air soft gun, kunci letter T, handphone, tas ransel, gagang pintu, dan rekening koran.

Ditambahkan Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Tangsel AKP Muharram Wibisono, kasus curanmor tersebut telah merata di tiap Polsek. 

Ia mengatakan, dari 11 kasus pencurian sepeda motor, dua kasus diungkap Satreskrim Polres Tangsel. 

"Satreskrim Polres Tangsel berhasil ungkap dua kasus curanmor dan dua kasus pencurian. Sedangkan di tiap wilayah merata satu kasus yang diungkap," tuturnya.

Sementara, kata Wibi, untuk laporan pencurian yang diterimanya mencapai tujuh kasus. Laporan tersebut masuk selama masa pandemi COVID-19 ini. 

"Selama Corona ada tujuh laporan kepolisan terkait curanmor dan masih proses penyelidikan," pungkasnya.(RMI/HRU)

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

HIBURAN
Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:26

Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dipertemukan dalam kisah penuh makna yang merangkai romansa, rahasia keluarga, dan konflik lintas generasi melalui film layar lebar terbaru bertajuk Yang Datang dan Yang Pergi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill