Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange
Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TANGERANGNEWS.com-Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPRD Kota Tangerang Selatan kembali menunjukkan aksi simpatiknya untuk penanganan COVID-19. Setelah kemarin bakti sosial sembako, kali ini menyumbang 60 alat pelindung diri (APD).
APD tersebut diserahkan delapan anggota fraksi partai berlambang kepala banteng itu kepada Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Tangsel, Jumat (17/4/2020). Bantuan diterima Sekretaris Tim Gugus Tugas, Chaerudin.
Putri Ayu Anisya, Ketua Fraksi PDIP DPRD Tangsel mengatakan, bantuan tersebut sebagai wujud dukungan moril dan materil pihaknya kepada tim Gugus Tugas yang menjadi garda terdepan menangani COVID-19 di Tangsel.
"Kami tahu, tugas gugus tugas sangat berat, sehingga kami sangat mengapresiasi dengan memberikan dukungan ini," ujarnya.
Dipilihnya memberikan bantuan APD, lanjut Putri, karena perlengkapan kerja tersebut sangat penting bagi petugas medis maupun relawan yang menangani COVID-19. Sementara, saat ini tidak mudah mendapatkannya di pasaran.
"Sehingga bentuk dukungan ini kami yakin benar-benar bermanfaat karena sangat dibutuhkan. Terlebih, selain petugas medis, saat ini juga banyak relawan yang terpanggil untuk sama-sama bekerja mempercepat memutus mata rantai COVID-19 ini di Tangsel," katanya.
Ditekankan Putri, Fraksi PDI Perjuangan memberikan dukungan penuh kepada Pemerintah Kota Tangsel yang mulai besok memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Putri berharap, PSBB benar-benar bisa segera mengakhiri pandemi COVID-19 di Tangsel.
"Para tenaga medis dan relawan pun tanpa merasa lelah mereka terus bekerja. Tugas kita adalah memberikan dukungan serta doa, agar mereka selalu sehat. Sementara, kita juga harus mematuhi apa yang sudah menjadi ketentuan dalam PSBB, sehingga pandemi Corona ini segera berlalu dan kehidupan kembali pulih seperti sediakala," pungkasnya.(RMI/HRU)
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TODAY TAGKasus saldo kripto yang mendadak terkuras tanpa disadari semakin sering terjadi. Salah satu penyebab yang kini banyak digunakan penipu adalah wallet drainer, alat berbahaya yang mampu menguras aset kripto hanya lewat satu persetujuan transaksi.
Argumentasi yang dibangun oleh Khikmawanto mengenai urgensi pembuatan "Kandang Setan" di Kota Tangerang memang terdengar seperti sebuah kejujuran yang menyentak di tengah kelesuan moralitas publik.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews