200 Perdagang Gulung Tikar Buntut Revitalisasi Pasar Kronjo Mangkrak
Senin, 2 November 2026 | 22:39
Sebanyak 200 pedagang di Pasar Tradisional Kronjo, Kabupaten Tangerang mengalami gulung tikar buntut proyek revitalisasi yang mangkrak.
TANGERANGNEWS.com-Kali angke yang melintasi Perumahan Villa Pamulang, Kota Tangerang Selatan meluap. Debit air yang deras menghantam jembatan yang ada di lokasi hingga runtuh (ambrol).
Relawan OKP Ganespa Andi Anoy menyebut, akibatnya saat ini akses warga dari Pamulang ke Rawa Kalong, Bogor tak terputus. Warga tidak bisa melintas melalui lokasi tersebut.

Dijelaskan Andi, hal itu disebabkan oleh derasnya air kali yang menyebabkan pemukiman warga juga terendam.
"Genangan air sepinggang orang dewasa. Ini volume air Kali Angke makin tinggi," kata Andi Anoy, Sabtu (18/4/2020).
Menurut informasi yang dihimpun, bencana banjir ini datang tanpa diduga. Sebab, tak disertai hujan sebelumnya. Andi menduga bahwa derasnya air merupakan kiriman dari Bogor.
"Enggak ada yang nyangka. Karena enggak ada hujan. Ada informasi tanggul jebol di Curug (Bogor)," sambungnya.
Atas insiden itu, saat ini Andi bersama relawan lainnya pun tengah berupaya mengevakuasi warga. Sejumlah warga penghuni rumah yang lanjut usia dievakuasi ke tempat yang lebih aman.
Sementara, hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tangsel. TangerangNews belum berhasil menghubungi pejabat di organisasi perangkat daerah tersebut.(RMI/HRU)
Sebanyak 200 pedagang di Pasar Tradisional Kronjo, Kabupaten Tangerang mengalami gulung tikar buntut proyek revitalisasi yang mangkrak.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman
Mal Ciputra Tangerang menghadirkan pilihan rekreasi dan wahana edukasi yang berbeda bagi keluarga, yakni Old MacDonald’s Farm (OMD FARM).
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews