Connect With Us

Pantau Check Point PSBB, Sekda Tangsel: Kekurangan Dievaluasi

Rachman Deniansyah | Sabtu, 18 April 2020 | 18:45

Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Tangsel Muhamad. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sekretaris Daerah Kota Tangsel Muhammad turut memantau pelaksanaan hari pertama pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Ia mendatangi pos titik pengecekan ( check point ) Sandratek di Jalan Ir. H. Juanda, Rempoa, Ciputat Timur, Tangsel, Sabtu (18/4/2020) siang. 

Ia mengatakan, kekurangan pada pelaksanaan PSBB hari pertama itu akan menjadi bahan evaluasi Pemkot Tangsel.

"Nanti yang kurang kita laporkan dan kita evaluasi. Apa kekurangannya di sini," ujar Muhamad yang juga menjadi sekretaris Satuan Gugus Tugas COVID-19 Tangsel.

Evaluasi itu diantaranya terkait sosialisasi PSBB, ketersediaan masker, hand sanitizer, serta jumlah petugas, juga kepatuhan masyarakat pada aturan PSBB.

Selain itu, kata dia, evaluasi juga soal perlu tidaknya menambah check point, karena saat ini, masih ada jalur strategis yang belum terawasi, misalnya jalur Pondok Cabe-Lebak Bulus. Jalur ini kerap dipadati kendaraan bermotor sebab menjadi jalan alternatif yang menghubungkan pengendara dari Tangsel menuju Jakarta Selatan maupun Depok.(RMI/HRU)

HIBURAN
Gelar Workshop hingga Fashion Show, ESMOD Jakarta Bawa Karya Mahasiswa Tampil di BeautyFest Asia 2026

Gelar Workshop hingga Fashion Show, ESMOD Jakarta Bawa Karya Mahasiswa Tampil di BeautyFest Asia 2026

Kamis, 25 Juni 2026 | 12:38

Dunia fashion tidak hanya hadir lewat tren dan penampilan, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan pengembangan kreativitas.

SPORT
Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54

Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill