Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Sekretaris Daerah Kota Tangsel Muhammad turut memantau pelaksanaan hari pertama pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Ia mendatangi pos titik pengecekan ( check point ) Sandratek di Jalan Ir. H. Juanda, Rempoa, Ciputat Timur, Tangsel, Sabtu (18/4/2020) siang.
Ia mengatakan, kekurangan pada pelaksanaan PSBB hari pertama itu akan menjadi bahan evaluasi Pemkot Tangsel.
"Nanti yang kurang kita laporkan dan kita evaluasi. Apa kekurangannya di sini," ujar Muhamad yang juga menjadi sekretaris Satuan Gugus Tugas COVID-19 Tangsel.
Evaluasi itu diantaranya terkait sosialisasi PSBB, ketersediaan masker, hand sanitizer, serta jumlah petugas, juga kepatuhan masyarakat pada aturan PSBB.
Selain itu, kata dia, evaluasi juga soal perlu tidaknya menambah check point, karena saat ini, masih ada jalur strategis yang belum terawasi, misalnya jalur Pondok Cabe-Lebak Bulus. Jalur ini kerap dipadati kendaraan bermotor sebab menjadi jalan alternatif yang menghubungkan pengendara dari Tangsel menuju Jakarta Selatan maupun Depok.(RMI/HRU)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGSlamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Pergerakan harga Bitcoin kembali menjadi perhatian setelah sejumlah analis menemukan sinyal teknikal yang dinilai cukup menjanjikan.
AirNav Indonesia dan Airservices Australia (ASA) resmi menutup rangkaian program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Kota Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews