Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan
Selasa, 9 Juni 2026 | 16:06
Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan memiliki rencana untuk memperpanjang waktu pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Hal itu dipicu masih terus bertambahnya kasus COVID-19.
Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan bahwa rencana perpanjangan tersebut mungkin saja dilakukan, jika masyarakat masih tak mengindahkan ketentuan yang telah diatur dalam Peraturan Wali Kota Nomor 13 tahun 2020.
Sebab menurut pantauannya, hingga pelaksanaan hari keempat ini masih banyak warga yang melanggar. Hal tersebut, kata Benyamin, berdampak pada jumlah kasus COVID-19 di Tangsel ini.
"Karena ukuran disiplinnya atau outcome dari disiplin itu, adalah angka kesakitannya (kasus COVID-19) yang menurun. ODP (orang dalam pemantauan) berkurang, PDP (pasien dalam pengawasan) berkurang," ucap Benyamin saat berada di Pamulang, Tangsel, Selasa (21/4/2020).
Sementara itu, berdasarkan data yang dirilis Satuan Gugus Tugas COVID-19, kasus COVID-19 pertanggal 21 April 2020 ini, masih terjadi peningkatan kasus.
Peningkatan tersebut terjadi pada kasus pasien dalam pengawasan (PDP) yang saat ini sebanyak 334 kasus, bertambah kasus dari sebelumnya. (263 pasien masih dirawat, 23 pasien sembuh, dan 48 pasien meninggal dunia).
Selain itu, peningkatan juga terjadi pada kasus orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 36 kasus dari hari sebelumnya. Sehingga kini berjumlah 885. Dengan rincian, 649 orang masih dipantau dan 236 lainnya dinyatakan sembuh.
Sedangkan untuk kasus positif tak mengalami peningkatan, yakni berjumlah kasus 82. Rinciannya, 49 pasien positif COVID-19 masih dirawat, 15 pasien sembuh, dan 18 pasien dinyatakan meninggal dunia.
"Jadi PSBB kita harus terus ketatkan. Kalau lihat seperti ini, PSBB yang sementara berakhir pada 1 Mei, kemungkinan akan kita perpanjang PSBB-nya sampai dua minggu ke depan," tegasnya.
Benyamin menegaskan, perpanjangan itu tak akan dilakukan oleh pihaknya, kecuali masyarakat dapat mematuhi segala aturan PSBB tersebut.
"Tapi kalau meningkat terus, ya mohon maaf. Disiplin warganya yang masih kurang," pungkasnya. (RMI/RAC)
TODAY TAGTren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).
Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang mulai menyiapkan sejumlah langkah perbaikan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin 8 Juni 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews