Connect With Us

Bansos di Tangsel Molor, Ini Alasan Airin

Rachman Deniansyah | Kamis, 30 April 2020 | 16:54

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Tangsel yang berlaku sejak 18 April 2020 akan selesai pada 1 Mei. Namun, selama hampir dua pekan, masyarakat terdampak belum menerima bantuan sosial (bansos) yang bersumber dari Pemkot Tangsel.

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany membeberkan alasannya atas belum tersalurkannya bansos bagi warga terdampak COVID-19 tersebut.

Hal itu terjadi lantaran bantuan yang diperuntukkan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sudah tercukupi oleh bantuan yang bersumber dari Kementerian Sosial dan Provinsi Banten. 

"Jadi dana APBD kita untuk Bansos yang tidak direncanakan (untuk warga terdampak COVID-19), sampai hari ini belum kita gunakan. Karena secara riil data, itu sudah masuk semua. Sudah ter-cover dari APBD Provinsi, maupun juga dana dari Kemensos. Kita tinggal menunggu pencairannya saja," jelas Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, Kamis (30/4/2020).

Berdasarkan aturan dan ketentuan yang ada, setiap KPM tak dapat menerima bantuan secara ganda atau dobel. Jadi, jika sudah menerima bantuan dari Kemensos, KPM tersebut tak boleh mendapatkan lagi bantuan dari Provinsi, ataupun Kota. "Karena aturan dan ketentuannya begitu," imbuhnya. 

Saat ini pihaknya harus mendata kembali KPM yang belum tersasar oleh bantuan dari Kementerian Sosial dan Provinsi Banten. 

Perluasan terhadap KPM itu terus dilakukan Kemensos. Hingga kini, total KPM yang diperluas dan akan menerima bansos dari anggaran Kemensos ada sebanyak 70 ribu KK di Tangsel.

"Bansos itu yang nantinya akan diterima warga sebesar Rp600 ribu perbulan, per KK. Disalurkan melalui PT POS dan ojek online," tuturnya. 

Perluasan KPM itulah yang akhirnya juga menyebabkan pengiriman bantuan menjadi tertunda dan mundur dari waktu yang sebelumnya telah ditentukan. 

"Tadinya 21 April akan cair, kemudian mundur di tanggal 24 April dan mundur lagi. Tadi saya tanya ke Pak Sekjend, katanya tanggal 4 Mei itu akan turun, nah dari data itu kita sudah masukan semua datanya bahkan masih ada sisa untuk kuota pendataan," terangnya.

Karena ada keterlambatan, Airin mengaku telah menyalurkan sejumlah bantuan kepada warganya. Namun, bantuan tersebut berbeda dengan bantuan yang diperuntukkan bagi keluarga terdampak COVID-19 (bantuan yang tidak direncanakan).

Bantuan ini adalah bantuan yang telah direncanakan dan menggunakan APBD Tangsel.

"Kalau bansos yang direncanakan (sudah) cair, contoh bagi yang di lansia dan beberapa tempat itu sudah dicairkan. Itu udah kita kasih, karena bansos yang direncanakan, melalui APBD Tangsel," pungkasnya.(RMI/HRU)

NASIONAL
Bethsaida Hospital Kini Punya MRI AI Super Canggih, Hasil Scan Lebih Tajam dan Cepat

Bethsaida Hospital Kini Punya MRI AI Super Canggih, Hasil Scan Lebih Tajam dan Cepat

Kamis, 21 Mei 2026 | 20:08

Masyarakat kini tak perlu jauh-jauh ke luar negeri untuk mendapatkan layanan medis berteknologi tinggi. Bethsaida Hospital resmi menghadirkan MRI 3 Tesla SIGNA Hero berbasis Artificial Intelligence (AI)

KOTA TANGERANG
Minta Warga Jangan Takut, Wali Kota Tangerang Sebut Pocong Takut dengan Lampu

Minta Warga Jangan Takut, Wali Kota Tangerang Sebut Pocong Takut dengan Lampu

Kamis, 21 Mei 2026 | 20:45

Wali Kota Tangerang Sachrudin mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya maupun terprovokasi isu kemunculan pocong jadi-jadian yang belakangan ramai dibicarakan warga di sejumlah wilayah Kota Tangerang.

AYO! TANGERANG CERDAS
SPMB Kota Tangerang 2026 Dibagi 3 Wilayah, Orangtua Wajib Cek Zona Domisili Sekolah

SPMB Kota Tangerang 2026 Dibagi 3 Wilayah, Orangtua Wajib Cek Zona Domisili Sekolah

Kamis, 21 Mei 2026 | 09:27

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai mematangkan menetapkan pembagian wilayah domisili bagi calon peserta didik terkait Seleksi Penerimaan Siswa Baru (SPMB) 2026 untuk jenjang SD dan SMP.

SPORT
Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Rabu, 13 Mei 2026 | 12:47

Pelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill