Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Penemuan sebuah benda berbentuk mortir menggegerkan warga sekitar kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bing Bin, Kavling Serpong, RT 01/RW 04, Serpong, Kota Tangerang Selatan.
Dilansir dari Wartakota, peristiwa yang terjadi pada Selasa (5/5/2020) sore ini, bermula dari seorang Petugas TPU Bing Bin, Mario, tengah membersihkan kawasan pemakaman. Tiba-tiba dia menemukan sebuah beda mencurigakan.
“Sekitar pukul 14.00 WIB, saya lagi nyapu halaman, terus nemu benda itu seperti batu baja. Pas dipegang berat banget, saya kira kendi,” jelas Mario.
Saat memegang-megang benda itu, Mario menemukan sebuah kunci pada bagian atasnya. Melihat ada keanehan pada bentuk benda yang ditemukan itu, ia pun memustuskan untuk menjauhi dan meletakkanya kembali.
Mario menjelaskan usai meletakkan ia pun turut melapor penemuan tersebut kepada petuga polisi yang sedang bertugas di sekitar kawasan.
"Ada semacam kunci pengait terus beritahukan ke Bhabinkamtibmas Keluarahan Serpong," jelasnya.
Tak lama berselang polisi pun tiba dilokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memberi garis polisi di sekitar tempat kejadian.(RAZ/HRU)
TODAY TAGPemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah merumuskan skema kebijakan untuk merespons sejumlah keluhan yang disampaikan oleh komunitas pengemudi ojek online (ojol) roda dua dan roda empat.
Gubernur Banten Andra Soni menyebut tingginya tumpukan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, menjadi salah satu kendala utama dalam proses pemadaman kebakaran yang masih berlangsung.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews