Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok
Senin, 29 Juni 2026 | 19:00
Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.
TANGERANGNEWS.com-Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan skenario tatanan hidup baru (new normal) dampak dari COVID-19 bukan hal baru bagi masyarakat Indonesia.
Beberapa hal yang harus dilakukan masyarakat dalam skenario tersebut sudah sejak lama dikenal. Sehingga ia berharap, dapat diimplementasikan tanpa banyak kendala.
"Jadi new normal ini adalah (sama dengan) peradaban kita yang lalu. Cuman dengan COVID-19 ini, peradaban yang dianggap enggak up to date itu, sekarang jadi kehidupan baru dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Ya seperti salaman kembali seperti ini (tanpa bersentuhan). Kemudian kebiasaan cuci tangan, dalam tradisi Islam itu (diajarkan) wudu. Kemudian hubungan interpersonal sekarang ya harus disiplin lagi kita," ungkap Benyamin kepada TangerangNews, Selasa (26/5/2020).
Meski bukan hal baru, ia berharap masyarakat Tangsel segera bisa kembali beradaptasi dengan tatanan tersebut yang menjadi bagian dari protokol kesehatan agar terhindar dari penularan COVID-19.
"Tidak bisa tiba-tiba membangun peradaban baru, harus dengan ketekunan dan kesabaran, serta harus dibiasain," tambahnya.
Saat ini, Pemkot Tangsel sedang melakukan persiapan memberlakukan new normal yang sedang dalam tahap pembahasan oleh setiap organisasi perangkat daerah (ODP).
"Sedang dalam pembahasan oleh lintas OPD, dan nanti akan dikonsultasikan juga dengan para cendekia-cendekia dari perguruan tinggi," katanya.
Dengan skenario tersebut, Benyamin menginginkan agar warga Tangsel dapat beraktivitas seperti biasa di tengah pandemi COVID-19 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.(RMI/HRU)
Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.
TODAY TAGMemasuki masa liburan sekolah pertengahan tahun 2026, Tangcity Mall menghadirkan destinasi rekreasi baru bagi masyarakat yang ingin menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga.
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat jumlah pekerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) terus bertambah. Hingga Juni 2026, total pekerja yang terdampak PHK telah mencapai sekitar 43.000 orang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews