Connect With Us

Ular Sanca 5 Meter Masuk Septic Tank Ditangkap di Tangsel

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 26 Juli 2020 | 23:08

Seekor ular jenis Sanca sepanjang 5 Meter dievakuasi warga Kampung Pasar, RT 04/13, Kelurahan Jombang, Kota Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Seekor ular jenis Sanca menghebohkan warga Kampung Pasar, RT 04/13, Kelurahan Jombang, Kota Tangerang Selatan, karena masuk ke dalam septic tank rumah. Ular sepanjang 5 meter itu pun dievakuasi Unit Rescue Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) setempat.

Ditangkapnya ular tersebut berawal dari laporan warga, pada Sabtu (15/7/2020) sekitar pukul 23.30 WIB. Sebelunya, warga mencoba menangkap sendiri, namun ular itu balik menyerang.

Seekor ular jenis Sanca sepanjang 5 Meter dievakuasi Unit Rescue Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) setempat.

“Awalnya anak-anak muda melihat tikus dikejar ular. Oleh mereka ular ini hendak ditangkap dan malah balik menyerang, lalu ularnya bersembunyi di lubang septic tank," jelas komandan regu rescue tim A Darus Salam, Minggu (26/7/2020).

Atas laporan itu, tim A Rescue Damkar Tangsel langsung menuju lokasi. Oleh sejumlah petugas, septic tank tempat ular bersembunyi dibongkar. Proses evakuasi ular juga banyak disaksikan warga. 

“Setelah mencoba selama 15 menit, akhirnya ular berhasil ditangkap,” ungkapnya. (RAZ/RAC)

TEKNO
Apa itu Earnings Call dan Dampaknya ke Market Crypto

Apa itu Earnings Call dan Dampaknya ke Market Crypto

Kamis, 7 Mei 2026 | 15:31

Earnings call menjadi salah satu momen penting dalam dunia investasi karena mempengaruhi pergerakan pasar global. Tidak hanya saham, dampaknya juga bisa merembet ke market crypto.

TANGSEL
Anggaran Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Naik Jadi Rp75 Juta, Ditarget 329 Unit pada 2026

Anggaran Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Naik Jadi Rp75 Juta, Ditarget 329 Unit pada 2026

Jumat, 8 Mei 2026 | 13:24

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menaikkan anggaran perbaikan rumah tidak layak huni pada tahun 2026 dari sebelumnya Rp71 juta menjadi Rp75 juta per unitnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill