Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Teror penembakan misterius menggegerkan Kota Tangerang Selatan dan sekitarnya. Aksi tersebut hingga kini telah telah melukai tujuh korban.
Kapolres Tangsel AKBP Iman Setiawan menjelaskan tujuh aksi penembakan itu dilakukan di lokasi yang berbeda. Saat ini, aksi penembakan yang telah menghantui warga Tangerang Raya itu sedang dalam proses penyelidikan.
"Sedang kita lakukan penyelidikan, karena ada beberapa kasus yang sama terjadi," ungkapnya, Minggu (9/8/2020).
Sebelumnya, seorang mahasiswa yang tengah melintas di Jalan Raya Serpong mengaku telah menjadi korban penembakan tersebut, pada Minggu (19/7/2020) lalu, sekitar pukul 00.30 WIB.
Saat mengendarai motor, korban bernama Wilibrodus Ode, 25, ditembak oleh orang tak dikenal, hingga timah panasnya menembus ke paru-paru.
"Jadi korban sudah melaporkan ke Polsek Serpong, akibat diduga ditembak dengan peluru mimis," pungkas Iman. (RAZ/RAC)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGSuasana perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia turut terasa di kawasan Paramount Gading Serpong. Berbagai dekorasi bernuansa merah-putih menghiasi sejumlah area hunian, komersial, dan fasilitas publik
Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews