Connect With Us

Staf Bawaslu Tangsel Mengaku Diusir saat Deklarasi Muhamad-Saras

Rachman Deniansyah | Selasa, 18 Agustus 2020 | 21:54

Salah satu staff Bawaslu Tangsel yang mengaku diusir saat bertugas mengawasi deklarasi Muhamad-Saras di Resto Kampoeng Anggrek, Buaran, Serpong, Tangsel, Selasa (18/8/2020). (TangerangNews.com / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Fadel Galih, salah satu staf Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari orang tak dikenal saat deklarasi pasangan bakal calon Muhamad-Rahayu Saraswati di Resto Kampoeng Anggrek, Buaran, Serpong, Tangsel, Selasa (18/8/2020). 

Fadel yang bertugas dengan mengenakan atribut Bawaslu secara lengkap itu mengaku diusir dari lokasi kegiatan.

Peristiwa itu terjadi saat acara yang dihadiri oleh Sekretaris Jenderal PDI-Perjuangan Hasto Kristiyanto dan Sekjen Gerindra Ahmad Muzani itu masih berlangsung. 

"Saya datang ke acara ini, saya coba ambil dokumentasi video, terus tiba-tiba saya ditarik. Saya disuruh jangan di situ (lokasi acara)," ujar Galih di lokasi. 

Fadel tidak diperkenankan mengambil foto dan video oleh pria berpakaian biru dan berbadan gempal.

"Ya narik maksa sih sebenernya. Bukan diintimidasi, dalam arti saya diusir dari kegiatan ini," katanya.

"Sudah ngasih tahu dari Bawaslu, saya pakai ID card, saya juga ada surat tugas. Di depan saya bilang dari Bawaslu," imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Tangsel sekaligus penanggung jawab acara Yudi Budi Wibowo, mengaku tidak mengetahui insiden tersebut.

Ia memastikan bahwa oknum tersebut bukan bagian dari kepanitian kegiatan.

"Bahwa kegiatan ini sudah kita sampaikan surat pemberitahuan ke Bawaslu, ke KPU, ke kepolisian dan sebagainya. Kami berkoordinasi dengan baik dengan mereka. Jadi saya sebagai ketua pelaksana dari tadi tidak melihat dan tidak mendengar dan tidak mendapat laporan tentang masalah insiden dan segala macamnya. Kalau Gerindra kan kelihatan panitia (menggunakan kostum) putih semua," ujarnya.(RMI/HRU)

OPINI
Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:50

Penjajahan digital ( kolonialisme digital) adalah bentuk penguasaan atau kontrol terhadap suatu negara, masyarakat, atau individu melalui teknologi, platform digital, algoritma, serta penguasaan data.

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

SPORT
Pesta Gol di Kandang Lawan, Persita Tangerang Bantai Persik Kediri 1-5

Pesta Gol di Kandang Lawan, Persita Tangerang Bantai Persik Kediri 1-5

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:57

Berlaga di kandang lawan justru tidak membuat Persita Tangerang gentar. Skuad berjuluk Pendekar Cisadane mampu menekuk lutut Persik Kediri dengan skor telak 1-5 dalam laga pekan kedelapan Super League 2026-2027 yang digelar di Stadion Brawijaya

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill