Connect With Us

Bocah 11 Tahun Korban Teror Pembakaran di Ciputat Kritis

Rachman Deniansyah | Rabu, 19 Agustus 2020 | 15:09

Seorang bocah 11 tahun yang menjadi salah satu korban teror pembakaran rumah di Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (19/8/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kondisi KW, bocah 11 tahun yang menjadi salah satu korban teror pembakaran rumah di Ciputat, Tangerang Selatan, kini kritis. 

Kondisi kesehatan KW kian menurun setelah menjalani perawatan medis secara intensif selama lebih dari dua pekan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto. 

Sang ayah, Herman yang juga menjadi korban dalam kebakaran itu menuturkan bahwa kondisi anaknya kini kian meghawatirkan. 

Sembari menangis ia menggambarkan kondisi buah hatinya melalui sambungan telepon, Rabu (19/8/2020). 

"Anak saya kondisinya semakin parah Pak. Sekarang dirawat di ruang ICU. Kondisinya semakin memburuk," ungkap Herman dengan suara yang lirih. 

Pemburukan kondisi kesehatan KW itu diakibatkan oleh luka bakar hampir 90 persen. 

"Jadi akibat luka bakar itu, kata dokter bakteri dan virusnya sudah nyebar ke semua bagian tubuhnya. Denyut nadi, jantung, nafas dan lainnya sekarang sudah menurun," papar sang ayah.

"Jadi itu karena luka bakarnya. Paling parah itu di bagian wajah. Kemudian luka bakar juga menyebar ke bagian tubuhnya," imbuhnya.

Pasalnya selama menjalani perawatan, Herman dibatasi untuk bertemu sang anak.

Teror yang dilayangkan ke Herman adalah buah dari perselingkuhan istrinya.

 Pria idaman sang istri ngotot ingin menikahi sang istri Herman.  Rumah Herman yang berlokasi di Jalan Purnawarman No.48 RT 4/2 Pisangan, Ciputat Timur, Tangsel dibakar ST selingkuhan istri Herman. ST yang berprofesi sebagai driver ojol berhasil ditangkap petugas di Cinere, Depok. (RED/RAC)

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill