Bos Judi Online Diringkus di Tangerang, Punya 17 Karyawan di Kamboja Raup Rp300 Juta Per Bulan
Kamis, 2 April 2026 | 21:28
Aksi pria berinisial LT, 40, otak di balik situs judi online kelas kakap berakhir di tangan Bareskrim Polri.
TANGERANGNEWS.com-Kondisi KW, bocah 11 tahun yang menjadi salah satu korban teror pembakaran rumah di Ciputat, Tangerang Selatan, kini kritis.
Kondisi kesehatan KW kian menurun setelah menjalani perawatan medis secara intensif selama lebih dari dua pekan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto.
Sang ayah, Herman yang juga menjadi korban dalam kebakaran itu menuturkan bahwa kondisi anaknya kini kian meghawatirkan.
Sembari menangis ia menggambarkan kondisi buah hatinya melalui sambungan telepon, Rabu (19/8/2020).
"Anak saya kondisinya semakin parah Pak. Sekarang dirawat di ruang ICU. Kondisinya semakin memburuk," ungkap Herman dengan suara yang lirih.
Pemburukan kondisi kesehatan KW itu diakibatkan oleh luka bakar hampir 90 persen.
"Jadi akibat luka bakar itu, kata dokter bakteri dan virusnya sudah nyebar ke semua bagian tubuhnya. Denyut nadi, jantung, nafas dan lainnya sekarang sudah menurun," papar sang ayah.
"Jadi itu karena luka bakarnya. Paling parah itu di bagian wajah. Kemudian luka bakar juga menyebar ke bagian tubuhnya," imbuhnya.
Pasalnya selama menjalani perawatan, Herman dibatasi untuk bertemu sang anak.
Teror yang dilayangkan ke Herman adalah buah dari perselingkuhan istrinya.
Pria idaman sang istri ngotot ingin menikahi sang istri Herman. Rumah Herman yang berlokasi di Jalan Purnawarman No.48 RT 4/2 Pisangan, Ciputat Timur, Tangsel dibakar ST selingkuhan istri Herman. ST yang berprofesi sebagai driver ojol berhasil ditangkap petugas di Cinere, Depok. (RED/RAC)
Aksi pria berinisial LT, 40, otak di balik situs judi online kelas kakap berakhir di tangan Bareskrim Polri.
TODAY TAGPerkembangan kawasan perkotaan di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan perubahan dalam pola pengembangan hunian.
Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.
Cuaca ekstrem berupa angin puting beliung menerjang sejumlah kawasan di Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore, 31 Maret 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews