Ada 1.362 Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Banten Sepanjang 2025
Senin, 12 Januari 2026 | 09:37
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kembali mencatat laporan 1.362 kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) sepanjang tahun 2025.
TANGERANGNEWS.com-Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangerang Selatan mengkonfirmasi kebenaran terkait adanya dua tenaga medis di rumah sakit tersebut yang terinfeksi COVID-19 usai menjalani tes swab.
Hal itu dikatakan Kepala Bidang Pelayanan Medis RSU Tangsel Enji Sepraliana, Kamis (3/9/2020). Tenaga medis yang terpapar COVID-19 tersebut merupakan dokter bedah. Keduanya terpapar di waktu yang berbeda, yakni pada Sabtu (29/8/2020) dan Selasa (1/9/2020).
"Untuk tenaga medis yang terpapar COVID-19, sebetulnya kami baru dapat berita itu pun dari yang bersangkutan. Beliau-beliau ini memeriksakan diri ditempat lain, bukan di kita. Beliau mendapatkan hasil bahwa diduga terjangkit COVID-19," ujar Enji di RSU Tangsel.
Atas kondisi tersebut, sebagai langkah pencegahan pihak RSU Tangsel pun langsung menutup ruang operasi tindak lanjut atau unit OK.
"Jadi untuk menjaga keamanan, artinya supaya tidak ada yang terjangkit apapun di kamar operasi. Jadi kita melakukan sterilisasi," imbuhnya.
Enji mengatakan proses sterilisasi empat kamar operasi tersebut dilakukan mulai hari ini, Kamis (3/9/2020) hingga keesokan harinya.
"Karena kita lakukan pembersihan untuk instalasi air conditioner, peralatan semua kita sterilkan. Jadi memang tidak mungkin dalam waktu satu dua jam selesai. Kemudian kita melakukan dryness dan pengelapan lagi," jelas Enji.
Selama proses strerilisasi tersebut, RSU menutup kamar operasi tersebut untuk sementara. Sedangkan untuk poli dan pelayanan lainnya tetap berjalan normal.
"Lantai dua, di unit OK aja. Di lantai dua kan ada banyak unit lain, tapi kan tidak masalah masih berjalan," tandasnya.(RAZ/HRU)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kembali mencatat laporan 1.362 kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) sepanjang tahun 2025.
TODAY TAGKementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi memutus sementara akses aplikasi chatbot berbasis kecerdasan artifisial (AI) Grok.
Masih berani melawan arah demi menghemat waktu beberapa menit? Sebaiknya pikirkan berkali-kali. Selain mempertaruhkan nyawa, tindakan ceroboh ini bisa menyeret Anda ke balik jeruji besi hingga 5 tahun penjara.
Kemiskinan tidak pernah benar-benar netral. Ia punya wajah, dan sering kali wajah itu adalah perempuan. Ketika kemiskinan terjadi, perempuan biasanya menjadi pihak yang paling dulu mengalah, paling lama bertahan, dan paling sedikit didengar.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews