Persita Tumbang di Kandang Persebaya, Posisi Pendekar Cisadane Tergusur dari Lima Besar
Senin, 6 April 2026 | 12:01
Persita Tangerang gagal membawa pulang poin dari lawatan ke markas Persebaya Surabaya pada pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026.
TANGERANGNEWS.com-Sejumlah orang di wilayah Bintaro, Pondok Jaya, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, tepatnya di sector 7 diserang segerombolan pemotor yang diduga gangster.
Para penyerang yang terlihat oleh saksi mata merupakan pemuda atau Anak Baru Gede membawa serta senjata tajam. “Mereka bawa celurit dan berbagai senjata tajam,” ujar Muhajir salah seorang saksi mata kepada TangerangNews.com, kemarin.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu (9/9/2020) malam. Para pelaku masih terbilang pemuda menggunakan lima motor. Mereka menyerang warga yang sedang ronda di Bintaro sektor 7, Pondok Jaya.
“Kejadian malam-malam, warga sedang ronda tiba-tiba (diserang) mereka lewat gerombolan motor yg banyak dan langsung menyerang warga menggunakan Sajam. Warga ya langsung kocar-kacir,” kata Muhajir.
Tetapi dari kelima motor itu, satu orang pelaku yang masih ABG berhasil ditangkap warga. Kemudian warga menyerahkan tersangka ke Polsek. Namun, dari telepon selular salah seorang ABG tersebut, Kepolisian telah mengetahui rekan-rekan yang ikut dalam aksi penyerangan tersebut.
“Itu foto-foto dari HP tersangka. Tersangka sudah mengakui itu rekan-rekan dia yang ikut ketika menyerang warga,” ujar Muhajir. (DRA)
Persita Tangerang gagal membawa pulang poin dari lawatan ke markas Persebaya Surabaya pada pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026.
TODAY TAGPerkembangan kawasan perkotaan di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan perubahan dalam pola pengembangan hunian.
Masyarakat sudah bisa mencairkan saldo GoPay menjadi uang tunai melalui ATM Bank Rakyat Indonesia (BRI). Layanan ini hadir sebagai bagian dari kolaborasi BRI dengan ekosistem pembayaran digital untuk memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat.
Baru-baru ini, di sebuah ruang sidang di Kabupaten Karo, akal sehat kolektif kita baru saja dieksekusi tanpa ampun. Seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan wajah serius—dan mungkin tanpa beban dosa—menggugat sebuah realitas ekonomi modern
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews