Connect With Us

Warga di Bintaro Diserang Segerombolan Pemotor

Dena Perdana | Jumat, 11 September 2020 | 10:10

Ilustrasi penyerangan. (Istimewa / Istimewa)



TANGERANGNEWS.com-Sejumlah orang di wilayah Bintaro, Pondok Jaya, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, tepatnya di sector 7 diserang segerombolan pemotor yang diduga gangster.

Para penyerang yang terlihat oleh saksi mata merupakan pemuda atau Anak Baru Gede membawa serta senjata tajam. “Mereka bawa celurit dan berbagai senjata tajam,” ujar Muhajir salah seorang saksi mata kepada TangerangNews.com, kemarin.

 

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (9/9/2020) malam. Para pelaku masih terbilang pemuda menggunakan lima motor. Mereka menyerang warga yang sedang ronda di Bintaro sektor 7, Pondok Jaya.


“Kejadian malam-malam,  warga sedang ronda tiba-tiba (diserang) mereka lewat gerombolan motor yg banyak dan langsung menyerang warga menggunakan Sajam. Warga ya langsung kocar-kacir,” kata Muhajir.

Tetapi dari kelima motor itu, satu orang pelaku yang masih ABG berhasil ditangkap warga. Kemudian warga menyerahkan tersangka ke Polsek.  Namun, dari telepon selular salah  seorang ABG tersebut, Kepolisian telah mengetahui rekan-rekan yang ikut dalam aksi penyerangan tersebut.

“Itu foto-foto dari HP tersangka. Tersangka sudah mengakui itu rekan-rekan dia yang ikut ketika menyerang warga,” ujar Muhajir. (DRA)

 

NASIONAL
UU PPRT Resmi Berlaku, Cegah Eksploitasi hingga Pelecehan ART

UU PPRT Resmi Berlaku, Cegah Eksploitasi hingga Pelecehan ART

Rabu, 22 April 2026 | 19:15

Pemerintah bersama DPR RI menyepakati Rancangan Undang-Undang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) disahkan menjadi undang-undang.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill