Connect With Us

Kok Bisa di Tangsel Harga Pertalite Turun Hingga Rp6.450/Liter

Rachman Deniansyah | Senin, 14 September 2020 | 22:47

SPBU di wilayah Tangerang Selatan. (TangerangNews.com / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) III mengajak masyarakat Tangerang Selatan menggunakan bahan bakar minyak (BBM) berkualitas guna meningkatkan kualitas lingkungan dengan udara yang bersih dan sehat. 

Pertamina pun menyodorkan sejumlah promosi, diantaranya yaitu harga khusus bagi BBM jenis Pertalite. 

Unit Manager Communication Relations dan CSR MOR III Eko Kristiawan menjelaskan, harga khusus tersebut menjadi bagian dari program Pertamina yang bertajuk Langit Biru. 

Sejak diresmikannya program pada Minggu (13/9/2020) lalu, warga Tangsel kini dapat membeli BBM berjenis Pertalite dengan harga yang lebih murah, yakni sebesar Rp6.450 per liter. 

Promo ini berlaku di 38 SPBU yang tersedia di wilayah Tangerang Selatan. Harga istimewa ini berlaku untuk berbagai jenis kendaraan.

"Selain kendaraan roda dua dan roda tiga, Pertamina juga menyasar angkot dan taksi plat kuning yang merupakan transportasi publik. Sehingga diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan beralih ke bahan bakar berkualitas," kata Eko, Senin (14/9/2020). 

Promo dengan harga khusus itu berlaku hingga 31 Oktober mendatang. 

Meski promo hanya khusus untuk jenis Pertalite, Pertamina juga tetap menyediakan BBM jenis Premium di sejumlah  SPBU. Seperti di Pondok Cabe, Cirendeu, Rawa Buntu, dan Pondok Jagung. Selain itu juga terdapat di Ciputat, Pamulang, dan Sawah Lama. 

Eko menerangkan, alasan promo tersebut digelontorkan yaitu bertujuan untuk mengurangi pencemaran udara.

"Kami berharap masyarakat ikut berperan aktif menggunakan BBM yang lebih berkualitas dan bersama-sama kita membirukan langit di Tangerang Selatan,” jelas Eko. 

Seperti diketahui, BBM yang lebih berkualitas memiliki kadar oktan (Research Octane Number/RON) tinggi. Sehingga lebih ramah lingkungan karena rendah emisi. 

Selain itu, BBM yang lebih berkualitas akan berdampak positif terhadap performa kendaraan serta lebih irit. Karena pembakaran di ruang mesin lebih sempurna.(RMI/HRU)

TANGSEL
Proyek Pengenali Banjir dan Longsor di Tangsel Baru 30 Persen, Pilar Minta Dikebut Sebelum Musim Hujan

Proyek Pengenali Banjir dan Longsor di Tangsel Baru 30 Persen, Pilar Minta Dikebut Sebelum Musim Hujan

Kamis, 3 September 2026 | 20:13

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tengah mengerjakan pembangunan turap dan bronjong di tiga titik wilayah rawan banjir dan longsor.

KAB. TANGERANG
Belum 24 Jam Dicor Sudah Retak, Proyek Jalan di Sepatan Dibongkar Ulang

Belum 24 Jam Dicor Sudah Retak, Proyek Jalan di Sepatan Dibongkar Ulang

Jumat, 4 September 2026 | 19:23

Jalan Raya Gardu Tanah Merah atau Jalan Pisangan Pakuhaji di Desa Kayu Agung, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, terpaksa dibongkar ulang menggunakan ekskavator meskipun proses pengecorannya belum sepenuhnya selesai.

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill