Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TANGERANGNEWS.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tangerang Selatan menggelar pemeriksaan swab kepada seluruh8 komisioner dan pegawai. Tes Swab berlangsung di kantor penyelenggara Pilkada tersebut di Jalan Raya Serpong, Setu, Tangsel, Jumat (18/9/2020).
Ketua KPU Tangsel Bambang Dwitoro menjelaskan, tes swab ini dilkukan bagi seluruh pegawai di kantornya. Sebab, kantor KPU itu menjadi lingkungan rawan terpapar Corona setelah satu komisioner dan pegawai positif.
"Seluruh pegawai dan anggota KPU Tangsel itu sebanyak 58 orang, termasuk di dalamnya juga yang sedang magang di kantor KPU, kita periksa. Karena yang bersangkutan ada di lingkungan kantor KPU Tangsel," ucap Bambang di kantornya.
Tes swab tersebut juga atas rekomendasi Dinas Kesehatan dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Banten.
"Kami koordinasi dengan IDI Banten dan Dinkes, disarankan untuk segera swab ulang. Dengan hasil yang lebih cepat dibandingkan sebelumnya," katanya.
Usai menjalani tes ini, seluruh anggota dan pegawai diwajibkan untuk mengisolasi diri hingga hasil swab diterima.
Hal itu dilakukan guna memastikan keamanan dan kelancaran tahapan Pilkada yang selanjutnya, diantaranya penetapan calon dan nomor urut calon. Kedua agenda itu akan digelar di September ini.
"Tadi diinformasikan oleh tim dokter hasilnya itu 1x24 jam. Nantinya kita akan cek bagi yang negatif untuk dapat bekerja work from home. Jadi persentasenya akan dikurangi tidak 100 persen. Itu ada surat edaran dari sekretaris Jendral KPU RI, jadi kita tinggal mengikuti. Sistemnya bergantian," pungkasnya.(RMI/HRU)
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TODAY TAGKasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi meminta pemerintah memberikan penjelasan secara terbuka terkait penyebab sebenarnya pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah daerah.
Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews