Connect With Us

16 Pasien COVID-19 di RLC Sembuh, 3 Anggota TNI

Rachman Deniansyah | Jumat, 18 September 2020 | 22:57

Koordinator RLC Kota Tangsel, Suhara Manullang saat memberikan surat dinyatakan sembuh dari Covid-19 kepada Febri, 25, di Rumah Lawan COVID-19 (RLC) Kota Tangerang Selatan. (TangerangNews.com / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com- Rumah Lawan COVID-19 (RLC) Kota Tangerang Selatan kembali memulangkan sebanyak 16 pasien dinyatakan sembuh dan negatif dari paparan virus Corona (COVID-19), Jumat (18/9/2020).

Dari belasan pasien sembuh tersebut, terdapat tiga personel TNI Angkatan Darat yang juga telah berhasil melawan COVID-19, salah satunya yakni Febri, 25.

Febri dinyatakan negatif usai menjalani masa karantina selama kurang lebih 14 hari. Saat tertular, ia tak merasakan gejala apapun. Ia dinyatakan positif saat satuannya mewajibkan seluruh personel menjalani tes rapid dan swab.

"Jadi kronologinya awalnya atasan saya di dalam satu ruangan ada yang terpapar. Lalu dilakukan pemeriksaan massal. Kemudian saya ada indikasi terjangkit dari hasil pemeriksaan rapid dan swab-nya. Padahal sampai dikarantina pun tidak ada gejala sama sekali," kata Febri saat dipulangkan, Jumat (18/9/2020).

Ia menceritakan, proses perjuangannya untuk sembuh dengan 

mengingat pesan binaragawan terkenal, yakni Ade Ray.

"Kalau Ade Ray bilang jangan sibuk menganalisa sakit tapi kita harus sibuk menganalisa bagaimana tubuh kita untuk sehat. Yang penting kita tetap jaga tubuh untuk kesehatan, caranya yaitu atur pola makan, olahraga, hidup sehat, dan tentu protokol kesehatan harus dijalani," katanya.

Dengan prinsip itu, Febri pun tak merasa terbebani oleh statusnya sebagai pasien orang tanpa gelaja (OTG). Selama dikarantina, ia lebih menfokuskan diri menjaga kesehatannya tanpa berpikir jika dirinya sedang sakit.

"Jadi sebelum saya terpapar sudah stay positif thinking (berfikir positif) saja. Jadi kita enggak usah berfikir COVID-19 itu seperti apa, yang penting kita tetap jaga kesehatan tubuh kita terapkan protokol kesehatan," imbuhnya.

Sementara itu Koordinator RLC Kota Tangsel, Suhara Manullang mengatakan kepulangan 16 orang tersebut menambah jumlah pasien yang dinyatakan sembuh dari infeksi COVID-19.

Sejak dioperasikan pada 16 April 2020 RLC Kota Tangsel mencatat 406 orang yang menjalani masa perawatan dan isolasi.

"Dari 406 orang yang pulang hingga hari ini ada 324 orang. Dari 324 orang ini terdiri dari yang tidak diahi rawat 268 orang, dialih rawat ke RSU Tangsel ada 36 orang dan RS swasta ada 2 orang," jelasnya. 

Saat ini masih terdapat 69 pasien yang masih menjalani masa perawatan dan isolasi di RLC Kota Tangsel.(RMI/HRU)

TANGSEL
KPK Geledah Safe House di Ciputat, Sita Koper Isi Rp5,19 Miliar Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

KPK Geledah Safe House di Ciputat, Sita Koper Isi Rp5,19 Miliar Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 18:16

Penyidik KPK menemukan lima koper berisi uang tunai senilai lebih dari Rp5,19 miliar yang disembunyikan di sebuah rumah aman (safe house) di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel).

OPINI
Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:02

Ramadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.

KAB. TANGERANG
Mensos Upayakan 300 Ribu Lansia Menerima MBG

Mensos Upayakan 300 Ribu Lansia Menerima MBG

Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:32

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang kerap disapa Gus Ipul berencana membuat 300 ribu warga lanjut usia (lansia) akan menjadi penerima manfaat makan bergizi gratis (MBG).

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill