Satgas Anti Rentenir Dibentuk di Tangerang, Cegah Warga Terjebak Pinjaman Ilegal
Jumat, 11 September 2026 | 19:22
Satuan Tugas (Satgas) Anti Rentenir resmi dibentuk oleh Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Di tengah lonjakan kasus Corona, sebanyak 30 pasien yang dirawat di Rumah Lawan COVID-19 (RLC) Tangsel dinyatakan sembuh. Pelepasan pasien berstatus orang tanpa gejala (OTG) dilakukan langsung oleh Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany, Selasa (22/9/2020).
Disela-sela momen bahagia itu, Airin berpesan pentingnya patuh pada protokol kesehatan. Mereka yang dinyatakan telah sembuh pun, diminta mengingatkan masyarakat terkait bahaya penyebaran COVID-19.
"Pesan saya, jadilah motivator buat masyarakat yang lainnya. Bagaimana menggunakan masker, apa penting dan manfaat menggunakan masker, bagaimana harus untuk cuci tangan dan menjaga pola kehidupan bersih dan sehat," ucap Airin.

Airin juga menyebut, kepulangan 30 pasien OTG itu tercatat sebagai jumlah terbanyak dari yang selama ini dikarantina di lokasi tersebut.
"Tentunya kita senang, Alhamdulillah banyak yang sembuh walaupun banyak yang bertambah (kasus infeksi COVID-19). Pada intinya mudah-mudahn di Rumah Lawan Covid pertama kita bisa melakukan pemantauan secara langsung," kata Airin.

Sementara itu, Koordinator RLC Kota Tangsel Suhara Manullang memaparkan bahwa kepulangan puluhan pasien ini merupakan rekor terbanyak RLC.
"Kami bersyukur pada hari ini Rumah Lawan Covid memulangkan 30 orang dan ini yang terbanyak, sebelumnya ada 16 orang," tutur Suhara.
Hingga saat ini, sebanyak 328 pasien yang dirawat di RLC telah dinyatakan sembuh dari COVID-19.
"Kemudian yang di rujuk ke RSU ada 51 orang dan yang masih dirawat ada 59 orang terdiri dari konfirmasi positif laki-laki 32 orang, konfirmasi positif perempuan 23 orang, dan suspek laki-laki 4 orang," pungkasnya. (RMI/RAC)
Satuan Tugas (Satgas) Anti Rentenir resmi dibentuk oleh Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGMayora Group kembali memberangkatkan karyawannya untuk menunaikan ibadah umroh sebagai bentuk penghargaan atas loyalitas dan dedikasi selama bekerja di perusahaan.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Pemerintah Kota Tangerang memastikan kesiagaan menghadapi potensi bencana terus diperkuat. Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang Maryono saat menerima kunjungan kerja Komisi VIII DPR RI ke BPBD Kota Tangerang, Jumat 11 September 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews