Akhir Perjalanan Tempat Hiburan Legendaris, FM3 Karaoke Tangerang Resmi Tutup Permanen
Sabtu, 1 Agustus 2026 | 18:36
Tempat hiburan malam legendaris di Kota Tangerang kembali harus menghentikan operasionalnya.
TANGERANGNEWS.com-Di tengah lonjakan kasus Corona, sebanyak 30 pasien yang dirawat di Rumah Lawan COVID-19 (RLC) Tangsel dinyatakan sembuh. Pelepasan pasien berstatus orang tanpa gejala (OTG) dilakukan langsung oleh Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany, Selasa (22/9/2020).
Disela-sela momen bahagia itu, Airin berpesan pentingnya patuh pada protokol kesehatan. Mereka yang dinyatakan telah sembuh pun, diminta mengingatkan masyarakat terkait bahaya penyebaran COVID-19.
"Pesan saya, jadilah motivator buat masyarakat yang lainnya. Bagaimana menggunakan masker, apa penting dan manfaat menggunakan masker, bagaimana harus untuk cuci tangan dan menjaga pola kehidupan bersih dan sehat," ucap Airin.

Airin juga menyebut, kepulangan 30 pasien OTG itu tercatat sebagai jumlah terbanyak dari yang selama ini dikarantina di lokasi tersebut.
"Tentunya kita senang, Alhamdulillah banyak yang sembuh walaupun banyak yang bertambah (kasus infeksi COVID-19). Pada intinya mudah-mudahn di Rumah Lawan Covid pertama kita bisa melakukan pemantauan secara langsung," kata Airin.

Sementara itu, Koordinator RLC Kota Tangsel Suhara Manullang memaparkan bahwa kepulangan puluhan pasien ini merupakan rekor terbanyak RLC.
"Kami bersyukur pada hari ini Rumah Lawan Covid memulangkan 30 orang dan ini yang terbanyak, sebelumnya ada 16 orang," tutur Suhara.
Hingga saat ini, sebanyak 328 pasien yang dirawat di RLC telah dinyatakan sembuh dari COVID-19.
"Kemudian yang di rujuk ke RSU ada 51 orang dan yang masih dirawat ada 59 orang terdiri dari konfirmasi positif laki-laki 32 orang, konfirmasi positif perempuan 23 orang, dan suspek laki-laki 4 orang," pungkasnya. (RMI/RAC)
Tempat hiburan malam legendaris di Kota Tangerang kembali harus menghentikan operasionalnya.
TODAY TAGPenyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews