Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane
Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TANGERANGNEWS.com-Di tengah lonjakan kasus Corona, sebanyak 30 pasien yang dirawat di Rumah Lawan COVID-19 (RLC) Tangsel dinyatakan sembuh. Pelepasan pasien berstatus orang tanpa gejala (OTG) dilakukan langsung oleh Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany, Selasa (22/9/2020).
Disela-sela momen bahagia itu, Airin berpesan pentingnya patuh pada protokol kesehatan. Mereka yang dinyatakan telah sembuh pun, diminta mengingatkan masyarakat terkait bahaya penyebaran COVID-19.
"Pesan saya, jadilah motivator buat masyarakat yang lainnya. Bagaimana menggunakan masker, apa penting dan manfaat menggunakan masker, bagaimana harus untuk cuci tangan dan menjaga pola kehidupan bersih dan sehat," ucap Airin.

Airin juga menyebut, kepulangan 30 pasien OTG itu tercatat sebagai jumlah terbanyak dari yang selama ini dikarantina di lokasi tersebut.
"Tentunya kita senang, Alhamdulillah banyak yang sembuh walaupun banyak yang bertambah (kasus infeksi COVID-19). Pada intinya mudah-mudahn di Rumah Lawan Covid pertama kita bisa melakukan pemantauan secara langsung," kata Airin.

Sementara itu, Koordinator RLC Kota Tangsel Suhara Manullang memaparkan bahwa kepulangan puluhan pasien ini merupakan rekor terbanyak RLC.
"Kami bersyukur pada hari ini Rumah Lawan Covid memulangkan 30 orang dan ini yang terbanyak, sebelumnya ada 16 orang," tutur Suhara.
Hingga saat ini, sebanyak 328 pasien yang dirawat di RLC telah dinyatakan sembuh dari COVID-19.
"Kemudian yang di rujuk ke RSU ada 51 orang dan yang masih dirawat ada 59 orang terdiri dari konfirmasi positif laki-laki 32 orang, konfirmasi positif perempuan 23 orang, dan suspek laki-laki 4 orang," pungkasnya. (RMI/RAC)
TODAY TAGManajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
Nama Kelurahan Petir di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, kerap dikaitkan dengan fenomena alam berupa sambaran kilat. Namun catatan sejarah justru mengungkapkan hal yang berbeda.
PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta memproyeksikan adanya peningkatan pergerakan penumpang dan pesawat pada periode libur Tahun Baru Imlek 2026
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews