Connect With Us

Ular Kobra 2 Meter Ditangkap Damkar Tangsel

Rachman Deniansyah | Selasa, 20 Oktober 2020 | 15:58

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memegang seekor ular jenis kobra di Jalan Surya Kencana Gang Raden, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (20/10/2020) dini hari. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Seekor ular berbisa berbahaya ditangkap petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) di Jalan Surya Kencana Gang Raden, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (20/10/2020) dini hari. 

Ular jenis kobra jawa itu ditangkap di saluran air di sekitar pemukiman warga. 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel Uci Sanusi mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari warga terkait ular tersebut. Kemudian, petugas diturunkan ke lokasi.

"Ularnya cukup besar, panjangnya mencapai dua meter," ujar Uci di kantornya, Selasa (20/10/2020).

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memegang seekor ular jenis kobra di Jalan Surya Kencana Gang Raden, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (20/10/2020) dini hari.

Setelah berhasil ditangkap, hewan jenis reptil itu diamankan di Kantor Damkar Tangsel.

"Sementara kami tampung. Nantinya akan kami serahkan ke komunitas pecinta reptil agar dapat dirawat dengan baik," katanya. 

Sejak Januari, Damkar Tangsel telah menangkap ratusan ular dan hewan berbahaya lainnya, seperti biawak dan sarang tawon.

"Ular sekitar 57 ekor, biawak 8 ekor dan sarang tawon 108," pungkasnya. (RMI/RAC)

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Ular Kobra 2 Meter Ditangkap Damkar Tangsel Seekor ular berbisa berbahaya ditangkap petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) di Jalan Surya Kencana Gang Raden, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (20/10/2020) dini hari. Ular jenis kobra jawa itu ditangkap di saluran air di sekitar pemukiman warga. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel Uci Sanusi mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari warga terkait ular tersebut. Kemudian, petugas diturunkan ke lokasi. "Ularnya cukup besar, panjangnya mencapai dua meter," ujar Uci di kantornya, Selasa (20/10/2020). Setelah berhasil ditangkap, hewan jenis reptil itu diamankan di Kantor Damkar Tangsel. "Sementara kami tampung. Nantinya akan kami serahkan ke komunitas pecinta reptil agar dapat dirawat dengan baik," katanya. Sejak Januari, Damkar Tangsel telah menangkap ratusan ular dan hewan berbahaya lainnya, seperti biawak dan sarang tawon. "Ular sekitar 57 ekor, biawak 8 ekor dan sarang tawon 108," pungkasnya.

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom) on

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill