Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan mulai fokus mengantisipasi adanya ancaman pohon tumbang.
Kepala Seksi Pemulihan dan Pemeliharaan Lingkungan DLH Tangsel Anton Wibawa menjelaskan, hal itu dilakukan secara rutin karena kini telah mulai memasukin musim penghujan.
"Sudah biasa kita kerjakan secara rutin. Apalagi kalau sudah memasuki Bulan November," kata Anton saat dihubungi, Kamis (5/11/2020).
Salah satu bentuk dari antisipasi tersebut, yaitu dengan cara mendata pohon yang dinilai berpotensi akan membahayakan masyarakat.
"Ya semua sudah didata pohon-pohon yang potensi mau tumbang dan keropos," katanya.
Anton mengatakan, selain melakukan pendataan, pihaknya juga telah melakukan pemangkasan dan penebangan pohon secara rutin.
"Iya pemotongan rutin. Kita juga melakukan sosialisai kepada masyarakat," pungkasnya. (RED/RAC)
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGSejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menargetkan sebanyak 329 unit rumah warga akan dibedah sepanjang 2026. Jumlah tersebut berdasarkan hasil seleksi dari tingkat urgensi di lapangan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews