Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan mulai fokus mengantisipasi adanya ancaman pohon tumbang.
Kepala Seksi Pemulihan dan Pemeliharaan Lingkungan DLH Tangsel Anton Wibawa menjelaskan, hal itu dilakukan secara rutin karena kini telah mulai memasukin musim penghujan.
"Sudah biasa kita kerjakan secara rutin. Apalagi kalau sudah memasuki Bulan November," kata Anton saat dihubungi, Kamis (5/11/2020).
Salah satu bentuk dari antisipasi tersebut, yaitu dengan cara mendata pohon yang dinilai berpotensi akan membahayakan masyarakat.
"Ya semua sudah didata pohon-pohon yang potensi mau tumbang dan keropos," katanya.
Anton mengatakan, selain melakukan pendataan, pihaknya juga telah melakukan pemangkasan dan penebangan pohon secara rutin.
"Iya pemotongan rutin. Kita juga melakukan sosialisai kepada masyarakat," pungkasnya. (RED/RAC)
TODAY TAGPemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan tingkat aktivitas Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda, di antara Pulau Jawa dan Sumatra, dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews