Connect With Us

Sempat Tak Percaya COVID-19, Remaja di Tangsel Ingatkan Masyarakat Pakai Masker

Rachman Deniansyah | Kamis, 26 November 2020 | 20:43

Rahmi, 20 tahun. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Rahmi, 20, remaja putri asal Kota Tangerang Selatan telah membuktikan bahwa virus mematikan yang telah mewabah hampir sembilan bulan lamanya di Indonesia ini benar-benar nyata. 

 

Rahmi dinyatakan positif terjangkit COVID-19, meski sebelumnya ia tak percaya bahwa virus ini memang ada dan menular.

 

"Penyakit COVID-nya sempat aku enggak percaya. Kemarin aku sehat-sehat saja, tapi kok aku positif. Nah habis itu aku menyadari COVID-19 itu ada," ungkap Rahmi di Rumah Lawan COVID-19 Tangsel, Kamis (26/11/2020). 

Ia baru mngetahui dirinya tertular saat menjalani tes usap atau swab test. Tanpa diketahui sebelumnya, ternyata ia pernah bertemu atau kontak langsung dengan rekannya yang juga ternyata positif COVID-19. 

 

"Saya saat makan sama teman dia kan demam duluan, cuma enggak langsung berfikir itu COVID-19, tetapi demam biasa. Akhirnya saat semalamnya lagi aku ngerasain demam, dan langsung swab," ujar Rahmi.

 

"Lalu semuanya di-swab. Saat di-swab aku positif juga. Enggak lama nunggu cuman tiga hari dirumah akhirnya aku langsung dibawa ke sini, ke rumah COVID-19 ini," sambungnya. 

 

Atas pengalamannya itu, Rahmi berpesan kepada masyarakat untuk mengambil pelajaran dari kisahnya tersebut. Ia mengingatkan masyarakat untuk tetap patuh menjalani protokol kesehatan. 

 

"Harus lebih ditekankan lagi. Kemaren aku juga kita kaya sehat-sehat saja, gara-gara itu yang penting sekarang kita tetap menjaga kesehatan, tetap kenakan masker," pungkasnya.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

NASIONAL
Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:35

Masih berani melawan arah demi menghemat waktu beberapa menit? Sebaiknya pikirkan berkali-kali. Selain mempertaruhkan nyawa, tindakan ceroboh ini bisa menyeret Anda ke balik jeruji besi hingga 5 tahun penjara.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Tambah Bantuan Logistik 50 KK Terdampak TPA Cipeucang

Pemkot Tangsel Tambah Bantuan Logistik 50 KK Terdampak TPA Cipeucang

Minggu, 11 Januari 2026 | 10:56

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menambah volume bantuan logistik bagi warga yang tinggal di zona terdampak langsung Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill